Connect With Us

Tagih Janji Wali Kota Tangerang, Warga Taman Royal Lomba Tangkap Ikan di Jalan Rusak 

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Agustus 2021 | 17:11

Masyarakat di Perumahan Taman Royal menagih janji Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait perbaikan jalan rusak berkubang di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Perumahan Taman Royal menagih janji Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait perbaikan jalan rusak berkubang di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Mereka menagih janji tersebut dengan menggelar aksi perlombaan menangkap ikan lele di jalan rusak saat momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI), Selasa 17 Agustus 2021.

Berdasarkan pantauan, masyarakat yang didominasi pemuda sampai anak-anak mengikuti lomba menangkap ikan di jalan berlubang, meski pakaiannya kotor karena terkena becek debu.

"Iya jalan rusak bertahun-bertahun yang rencananya mau dibangun sampai sekarang sudah berapa tahun enggak dibangun-bangun. Akhirnya, kemarin itu warga kompak inisiatif pada patungan beli ikan yuk kita nangkep lomba ikan di jalan Royal yang rusak," ujar Sutio, warga setempat.

Masyarakat berpatungan untuk bisa menggelar lomba dalam rangka peringatan hari kemerdekaan ke-76 RI, sekaligus mengingatkan janji pemerintah.  

Masyarakat di Perumahan Taman Royal menagih janji Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait perbaikan jalan rusak berkubang di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Ia menyebut, warga sengaja menggelar lomba menangkap ikan di jalan rusak berkubang sebagai aksi kecewa terhadap pemerintah setempat lantaran tidak juga memperbaiki jalan ini.

"Itu jalan rusak berlubang, airnya bukan ditaroin. Jadi, memang air hujan yang enggak kering-kering berkubang. Ya becek sekali, sekitar 40 senti lah airnya," jelasnya.

Menurutnya, jalan sepanjang 500 meter di Perumahan Taman Royal itu sudah rusak bertahun-tahun, tetapi tidak kunjung diperbaiki. Padahal, Pemerintah Kota Tangerang disebut telah berjanji memperbaiki akses jalan rusak ini.

"Warga tagih janji pemerintah, katanya mau dibangun jalannya dari bulan Maret tapi sampai sekarang enggak dibangun-bangun," ungkapnya

Ia menambahkan, jalan rusak berlubang ini cukup meresahkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya, sudah ada beberapa korban akibat dampak dari jalan rusak ini.

"Jalan itu sudah rusak sekali bahkan itu banyak orang yang jatuh di situ. Saya sendiri melihat itu anak sekolah bawa laptop, laptopnya jatuh di lubang itu, nangis dia. Terus pedagang sayur enggak tahu itu dalam situ ancur rusak semua dagangannya. Sudah sering orang jatuh," tuturnya.

Ia menegaskan sekali lagi, warga Kompleks Taman Royal menagih janji pemerintah. 

"Janjinya belum ditepati sampai sekarang, bahkan warga sudah jenuh. Dulu kan pernah ada aksi tanam pisang di jalan rusak itu," pungkasnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill