Connect With Us

Warga Selapajang Tangerang Demo Tanam Pohon di Jalan Rusak

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 Februari 2021 | 13:26

Warga saat melakukan aksi demo di Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (25/2/2021). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com—Sekelompok warga yang mengatasnamakan Masyarakat Selapajang Bergerak dan Santri Mengabdi melakukan aksi demo di Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (25/2/2021). 

 

Dalam aksinya, warga menanam sejumlah pohon pisang di ruas jalan yang rusak parah seperti lubang besar. Warga juga membentangkan sejumlah poster protes, salah satunya bertuliskan 'Selamat Datang di Wisata 1.000 Lubang'. 

 

"Anda bisa lihat langsung, betapa memprihatinkan sekali jalan raya penghubung antar kota dan kabupaten ini, hancur seperti kubangan kerbau. Padahal dari jalan yang dilalui oleh banyak pengendara, baik dari kabupaten yang hendak bekerja ke bandara dan atau sebaliknya," ujar Ade Basir, Koordinator Santri Mengabdi. 

Karena itu, pihaknya menagih janji Dinas PUPR terkait perbaikan jalan rusak yang disebut segera dilaksanakan pada 2021.

 

"Sudah ada perbaikan dari Dinas PUPR di tahun 2020, itu pun perbaikannya hanya tambal sulam saja menggunakan batu konblok dan batu split," katanya.

 

Menurutnya, jalan rusak parah ini harus segera diperbaiki. Sebab, tak sedikit pengendara yang melintas mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.

 

"Sudah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut, dari luka yang kecil sampai ada korban yang meninggal dunia di tempat," ungkapnya.

 

Koordinator Masyarakat Selapajang Bergerak Abu Wildan menambahkan, pihaknya menuntut Pemerintah Kota Tangerang segera memperbaiki jalan penghubung kota dan kabupaten ini secara menyeluruh.

 

"Batalkan saja perbaikan Jalan Marsekal Suryadharma yang hanya 233 meter, padahal kerusakan Jalan Marsekal itu sampai dengan satu kilo meter lebih, mulai dari terowongan Selapajang Jaya sampai dengan perbatasan Kota-Kabupaten Tangerang," jelasnya. 

 

Dia menyebut warga juga merasa prihatin bahwa kualitas jalan yang masuk wilayah administrasi Kota Tangerang ini kalah bagus dengan ruas jalan Kabupaten Tangerang. 

 

"Kami akan terus melakukan teaterikal menanam pohon dan melepas ikan di kubangan lubang tersebut, kalau Jalan Marsekal Suryadharma ini tidak diperbaiki," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill