Connect With Us

Jalan Rusak di Tangerang Aset AP II, Pengamat: Kalau Tidak Sanggup Kasih Pemerintah

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 September 2021 | 13:48

Kondisi Jalan Kali Perancis, Kecamatan Benda dan Jalan Ir Juanda di Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pengamat kebijakan publik Unis Tangerang Adib Miftahul menyoroti terkait jalan milik Angkasa Pura (AP) II di Kota Tangerang yang kondisinya rusak.

Menurutnya hal itu menjadi penyebab pemerintah daerah setempat tidak bisa berbuat banyak terhadap kerusahan jalan.

"Kalau diperbaiki pertanggungjawaban anggarannya gimana, kan dalam aturan laporan keuangan pemda memperbaiki jalan harus aset milik sendiri," ujar Adib, Rabu 8 September 2021.

Masyarakat kerap mengeluhkan kerusakan seperti di Jalan Kali Perancis, Kecamatan Benda, ke pemerintah karena tidak paham siapa yang seharusnya bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

Mereka hanya menuntut jalan segera diperbaiki karena merupakan akses prioritas dalam beraktivitas sehari-hari.

"Ketika jalan rusak pasti yang dituntut pemerintah, tetapi masyarakat juga harus di edukasi ini jalan milik siapa," katanya.

Oleh karenanya PT AP II sebagai pemilik aset jalan tersebut harus bertanggungjawab atas kerusakan jalan yang merupakan asetnya.

Jika tidak mampu melakukan perbaikan, seharusnya pengelolaan aset diserahkan kepada pemerintah daerah

"Jangan tutup mata jika AP II tak mampu, serahkan kepada Pemerintah daerah. Dengan begitu nanti jelas kedepan regulasi ketika jalan ini rusak bisa diperbaiki oleh Pemda," ujarnya.

AP II juga harus menerima jika kedepannya warga setempat mengajukan clas action atas kerusakan jalan tersebut. Sebab kondisi ini dapat mencelakai mereka.

"Karena jalan rusak di daerah ini seolah tanpa tersentuh dan berlarut-larut jadi banyak orang yang mengeluhkan," kata dia.

Adib juga mendorong dewan daerah pemilihan setempat berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan ini. Salah satunya dengan mendorong pelepasan aset dari AP II ke Pemkot Tangerang.

"Peran dewan sampai saat ini masih minim, kerusakan jalan terjadi bertahun-tahun tanpa adanya tindak-lanjut dari AP2. Seharusnya Dewan bisa gerakkan aspirasi ini bahwa aset bisa diserahkan ke Pemda," katanya lagi.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:45

Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill