Connect With Us

Arief Keluhkan Perbaikan Jalan Rusak Pemprov Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 20 Maret 2015 | 19:41

Arief R Wismansyah (Tribunews / Tribunews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeluhkan terkait perbaikan jalan rusak di Kota Tangerang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten. Pasalnya, jalan provinsi yang diperbaiki kerap rusak kembali, sehingga pelaksanaannya perbaikan terkesan asal.

 

“Contohnya saat ngaspal jalan di Larangan dan Banjar Wijaya, itu dilakukan awal Bulan Januari saat musim hujan, sekarang jalannya jadi bolong-bolong dan akhirnya masyarakat ngeluhnya ke kita. Saya rasa tata pelaksanaan perbaikan jalannya harus dievaluasi” ujarnya, Jumat (20/3).

 

Selain itu, Arief juga mengeluhkan anggaran perbaikan jalan dari Provinsi Banten untuk Pemkot Tangerang yang minim. Padahal, pajak kendaraan yang disetorkan Pemkot Tangerang ke Pemprov Banten sangat besar.

 

“Karena itu, dari sisi anggaran. Kita berharap ada dukungan, untuk perbaikan jalan provinsi yang melintas di Kota Tangerang. Karena anggaran yang kita dapat kecil,” tukasnya.

 

Menurutnya, jalan rusak milik Pemprov Banten yang ada di Kota Tangerang belum tertangani secara merata. Saat ini masih banyak jalan yang butuh perbaikan seperti, Jalan Hasyim Ashari, HOS Cokroaminoto, Sudirman, MH Thamrin. “Kita minta Pemprov sensitif melihat kebutuhan Pembangunan di Kota Tangerang,” tandas Arief.

 

BANTEN
Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:31

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill