Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeluhkan terkait perbaikan jalan rusak di Kota Tangerang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten. Pasalnya, jalan provinsi yang diperbaiki kerap rusak kembali, sehingga pelaksanaannya perbaikan terkesan asal.
“Contohnya saat ngaspal jalan di Larangan dan Banjar Wijaya, itu dilakukan awal Bulan Januari saat musim hujan, sekarang jalannya jadi bolong-bolong dan akhirnya masyarakat ngeluhnya ke kita. Saya rasa tata pelaksanaan perbaikan jalannya harus dievaluasi” ujarnya, Jumat (20/3).
Selain itu, Arief juga mengeluhkan anggaran perbaikan jalan dari Provinsi Banten untuk Pemkot Tangerang yang minim. Padahal, pajak kendaraan yang disetorkan Pemkot Tangerang ke Pemprov Banten sangat besar.
“Karena itu, dari sisi anggaran. Kita berharap ada dukungan, untuk perbaikan jalan provinsi yang melintas di Kota Tangerang. Karena anggaran yang kita dapat kecil,” tukasnya.
Menurutnya, jalan rusak milik Pemprov Banten yang ada di Kota Tangerang belum tertangani secara merata. Saat ini masih banyak jalan yang butuh perbaikan seperti, Jalan Hasyim Ashari, HOS Cokroaminoto, Sudirman, MH Thamrin. “Kita minta Pemprov sensitif melihat kebutuhan Pembangunan di Kota Tangerang,” tandas Arief.
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TODAY TAGTANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.
Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews