Connect With Us

Urai Kemacetan Lalu Lintas, Pemkab Tangerang Gencarkan Pekat Lantas

Tim TangerangNews.com | Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:38

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Tangerang Agus Suryana. (@TangerangNews / Diskominfo Pemkab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di sejumlah titik lokasi di wilayah Kabupaten Tangerang selama ini menjadi persoalan tersendiri. Guna mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menggencarkan pelaksanaan program Pekat Lantas (Pengendalian Kemacetan Lalu-Lintas) di 2021 ini sebagai program unggulan.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Tangerang Agus Suryana mengatakan, salah satu prasarana yang sangat perlu dalam rangka menunjang aktivitas perekonomian masyarakat dan pertumbuhan kota adalah transportasi, karena sektor transportasi merupakan urat nadi distribusi barang dan mobilitas manusia.

"Kita (Dishub Kabupaten Tangerang) memiliki lima kegiatan dalam program Pekat Lantas. Kelima kegiatan itu yakni Feasibility Study Area Traffic Control System (FS ATCS), Detail Engineering Design (DED) ATCS, pembangunan terminal  tipe c (FS terminal tipe c), DED terminal tipe c, dan pembangunan/peningkatan jalan kabupaten," kata Agus kepada tim Diskominfo Pemkab Tangerang, Selasa 12 Oktober 2021.

Agus menjelaskan,  pihak Dishub sendiri yang berhubungan dengan program unggulan tersebut, seperti Feasibility Study Area Traffic Control System (FS ATCS). "Kita menaruh CCTV di setiap persimpangan jalan yang menimbulkan kemacetan, di mana nantinya semua CCTV tersebut terkontrol di satu titik melalui media conference yang ada di Dinas Perhubungan," katanya.

 

Kemudian, yang menyangkut dengan rekayasa lalu lintas, hal ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan lalu lintas dengan mengatur lalu lintas pada jalan yang ada di beberapa lokasi yang menjadi sumber titik kemacetan.

"Kami juga melakukan kegiatan operasi penertiban dan penindakan terhadap pengemudi angkutan barang dan angkutan penumpang. Ini juga bertujuan untuk menindaklanjuti Perbub Nomor 47 Tahun 2018," terang Agus.

Menurut Agus, dengan adanya program ini diharapkan bakal dapat mengurangi kemacetan yang ada di Kabupaten Tangerang sendiri.

Pekat Lantas merupakan salah satu program unggulan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan beserta Wakilnya Mad Romli. Program tersebut telah diprioritaskan selama lima tahun dari 2019 - 2023 dan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:11

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat realisasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill