Connect With Us

Wali Kota Tangerang Apresiasi Antusiasme Masyarakat Ikuti Uji Emisi Gratis 

Advertorial | Rabu, 3 November 2021 | 16:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat sangat antusias mengikuti uji emisi gratis yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

DLH mengadakan uji emisi gratis untuk mobil selama tiga hari, yakni pada tanggal 2 sampai 4 November 2021.

Uji emisi untuk mobil ini diselenggarakan di 3 lokasi yang berbeda tiap harinya. Ditargetkan ada 2.000 kuota kendaraan yang melakukan uji emisi.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi ini.

"Kita apresiasi banyak masyarakat yang antusias untuk melakukan uji emisi untuk mengetes kualitas udara kendaraannya," ujarnya saat ditemui di lokasi uji emisi gratis Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Rabu 3 November 2021.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi.

Arief berharap, dengan adanya uji emisi ini masyarakat bisa tetap menjaga emisi kendaraannya sehingga polusi udara tetap baik.

"Jadi kita berharap dengan uji emisi ini masyarakat bisa tetap menjaga emisi kendaraannya supaya udara kita aman untuk keberlangsungan anak cucu kita ke depan," ucapnya.

Arief juga menambahkan, bagi masyarakat yang kendaraannya tidak lolos uji emisi diimbau untuk melakukan perbaikan ke bengkel.

"Karena kalau tidak lolos uji emisi bukan cuma masyarakat, si pengendaranya juga mengalami kerugian, boros BBM-nya ya dan itu juga artinya ada kerusakan-kerusakan dalam mesin yang harus diperbaiki," katanya.

	Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi.

Dalam uji emisi gratis ini dilakukan untuk mengukur besaran gas emisi kendaraan warga Kota Tangerang.

Adapun usai mengetahui tingkat pemenuhan ambang batas buangan gas emisi, dilakukan analisis dan evaluasi.

Nantinya, evaluasi ini dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan daerah terkait kendaraan bermotor di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti uji emisi.

"Kegiatan tersebut tidak hanya berisi uji emisi tetapi juga ada pemantauan kualitas udara jalan raya dan pemantauan kinerja lalu lintas," kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Wilopo Tetuko Sigit.(ADV)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill