Connect With Us

Ada Fasilitasi Uji Lab Gratis untuk Produk UMKM di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:27

Flayer Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) menghadirkan program uji lab gratis. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) menghadirkan program uji lab gratis, untuk produk UMKM berupa makanan kering dan minuman serbuk.

Kepala Bidang Industri Disperindagkop UKM, Zaelani mengungkapkan fasilitas ini merupakan program tahunan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas produk dan  perluasan penerapan standar produk industri, serta upaya dalam peningkatan pendapatan ekonomi kerakyatan.

"Terlebih uji lab produk merupakan salah satu syarat pembuatan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)," jelasnya, Selasa 26 Oktober 2021.

Selain itu, program ini untuk meningkatkan daya saing produk pangan UMKM di Kota Tangerang melalui uji laboratorium. Terlebih, memperkuat upaya perlindungan konsumen dan peningkatan daya saing di pasar bebas. 

Flayer Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) menghadirkan program uji lab gratis.

Bagi UMKM yang ingin melakukan uji lab produknya, pendaftaran sudah buka sejak 9 September lalu hingga 29 November mendatang.

"Semua proses bisa dimanfaatkan secara gratis tanpa pungutan biaya sepeser pun, hingga sertifikat uji lab pada produknya keluar,” ungkap Zaelani.

Bagi para UMKM yang ingin uji lab gratis hanya perlu mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di antaranya, domisili KTP, tinggal dan usaha berada di Kota Tangerang. Produk merupakan makanan kering dan minuman serbuk. Produk merupakan hasil produksi atau buatan sendiri. Pelaku IKM hanya boleh mendaftarkan maksimal tiga jenis produk yang berbeda. 

“Pelaku usaha dapat mengisi formulir di link https://bit.ly/3m06wm4. Sedangkan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor 0821-1411-3722 atas nama Bu Kiki. Jadi segera daftarkan produk kalian karena kuota terbatas,” jelas Zaelani.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill