Connect With Us

KKL STISIP Yuppentek Ajari Pelaku UMKM di Pajang Benda Tangerang Melek Digital

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:30

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yuppentek berswa foto bersama warga Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Sabtu, 9 Oktober 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yuppentek memberikan pelatihan untuk pemberdayaan UMKM pada masa pandemi kepada warga di Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Sabtu, 9 Oktober 2021.

"Tema ini diangkat sebagai suatu solusi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pajang, yang sebelumnya sudah dilakukan observasi, oleh karena itu kami lebih spesifik dengan pelatihan digital marketing, packaging, dan foto produk," ujar Khikmawanto, Dewan Pembimbing Lapangan (DPL) KKL kelurahan Pajang.

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yuppentek berswa foto bersama warga Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Khikmawanto menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan generasi digital natif (penduduk pribumi), mengingat mereka dilahirkan dan dibesarkan bahkan diasuh internet. Untuk itu penting memberikan pelatihan ini agar pelaku UMKM bisa melek digital. 

Meminjam istilah Marc Prensky, menurut Khikmawanto, masyarakat yang lahir di atas tahun 1990 masuk dalam istilah digital natif sedangkan masyarakat yang lahir di bawah 1990 masuk kategori digital imigrant (penduduk pendatang).

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yuppentek berswa foto bersama warga Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Sabtu, 9 Oktober 2021.

“Untuk itu perlu kiranya masyarakat diberikan pemahaman terutama masyarakat digital imigrant. Apalagi peserta yang hadir adalah pelaku yang masuk dalam kategori digital imigrant. Bukan tidak mungkin mereka akan lebih jago, tinggal ada kemauan apa tidak," imbuhnya.

Lurah Pajang Abdul Wahab mengucapkan terimakasih kepada kampus STISIP yang sudah peduli dengan masalah yang dihadapi oleh UMKM di kelurahannya saat masa pandemi.

“Di era digital, mau tidak mau memaksa pelaku UMKM melakukan terobosan dengan digital marketing. Semoga kegiatan ini bisa menjadi terobosan nyata di kelurahan Pajang,” kata Wahab.

Salah satu pelaku UMKM Nana, juga merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Apalagi pada materi fotografi produk yang simpel dengan kamera gawai dan digital marketing.

Nana merupakan penggiat UMKM Kampung Lampion yang produknya berbau etnis. Di masa panemi, dirinya sangat bingung karena diharuskan melakukan perubahan cara berjualan.

“Dari jualan di kios dan sekarang mengharuskan kami berjualan online, semoga dengan kegiatan ini kami bisa memasarkan produk kami secara global," ujarnya.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill