Connect With Us

UMKM Tangsel dan Kabupaten Tangerang Ekspose Pangan Lokal Tingkat Nasional

Tim TangerangNews.com | Kamis, 30 September 2021 | 09:10

UMKM Arum Ayu dari Tangsel saat tampil di Jakarta. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dua Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, mewakili Provinsi Banten di ajang Ekspose Pangan Lokal di Kuningan City Mall, Jakarta. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, perwakilan Banten yang mengikuti Ekspose Pangan Lokal yang diselenggarakan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian itu yakni UMKM Arum Ayu Healty Food dan UMKM Dalovma.

“Kedua UMKM binaan Dinas Ketapang Pemprov Banten itu mempromosikan potensi pangan lokal  Banten yang berasal dari berbagai bahan olahan pangan lokal,” kata Aan Muawanah kepada wartawan di Jakarta, Rabu 29 September 2021.

Aan Muawanah menyatakan, seluruh wilayah Provinsi Banten memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah. Pada 2021 ini Pemprov Banten melalui Dinas Ketahanan Pangan telah memberikan pembinaan kepada 25 UMKM olahan pangan lokal dengan tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi olahan pangan lokal.

 “Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha olahan pangan lokal sehingga dapat mengembangkan produk pangan,” terang Aan Muawanah.

UMKM Arum Ayu Healty Food yang berasal dari Tangsel dalam ekpsose pangan lokal tersebut mempromosikan produk unggulan olahan Mocaf  seperti Crunchy Soes Cassava, Tepung Bumbu Gluten Free, Tepung Premix Brownies dan Pancake Gluten Free, Eggless Creamcheese Cookies dan fudgy brownies gluten free.

Pemilik UMKM Arum Ayu Healty Food, Herdinda Arum Pradipta, menjelaskan tepung mocaf yaitu tepung singkong yang diolah sebagai pengganti tepung terigu. 

 

Menurutnya, tepung mocaf salah satu alternatif yang sangat direkomendasikan karena memiliki tekstur dan karakteristik yang paling mirip dengan terigu sehingga mocaf kaya akan karbohidrat serta tidak mengandung gluten. 

“Selain itu, mocaf sangat aman untuk dikonsumsi siapapun,” ujar Herdinda yang memiliki UMKM berlokasi di Sawah Lama, Ciputat, Tangsel.

Sedangkan UMKM Dalovma yang berlokasi di Grand Sutera Kutabumi Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menampilkan produk unggulan olahan pangan lokal berbahan dasar  ubi ungu, labu kuning, tepung singkong, daun suji, daun kelor, bayam, talas beneng, dan jahe merah.

“Bahan-bahan tersebut diolah menjadi Puding Daun Kelor, Bolu Labu Pandan, Bolu Vanilla Coklat, Nastar Singkong, Soes Bayam, Bagelan Jahe Merah serta Kue Kacang Talas Beneng,” kata Rode Meiyanti Saragih, pemilik UMKM Dalovma.

Kegiatan ekspose pangan lokal dibuka oleh Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Sarwo Edhy. Kegiatan ini diikuti 35 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill