Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Dosen Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan, Banten, berhasil meraih hibah sebesar Rp665 juta untuk program peningkatkan produktifitas UMKM melalui program Matching Fund Kedaireka – Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang diadakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
“Saat ini sudah ada 50 UMKM yang mendaftar menjadi binaan UPJ dalam program ini dan melibatkan 100 mahasiswa,” kata Clara Evi Citraningtya selaku ketua tim Matching Fund Kedaireka dalam keterangannya di Tangerang, Senin, 13 September 2021, seperti dikutip dari Antara.
UPJ berhasil meraih hibah yang berkolaborasi dengan PT Jaya Raya Utama (PT JRU) untuk memaksimalkan produktivitas dan kinerja UMKM pada komunitas masyarakat lokal sekitar UPJ dan PT JRU.
Selain membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan teori kewirausahaan, UPJ juga membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi nyata pemecahan berbagai permasalahan kewirausahaan yang ada dalam masyarakat.
Salah satu permasalahan yang ada di depan mata adalah beragam permasalahan yang dihadapi oleh UMKM, terutama di masa pandemi ini. Melalui program Matching Fund Kedaireka ini, UPJ menyiapkan seperangkat tool sesuai sumber daya dan kepakaran yang dimiliki oleh UPJ.
UMKM binaan UPJ akan mendapatkan pelatihan di bidang pengelolaan SDM, keuangan, perpajakan, perbankan, dan pemasaran meliputi video promosi, pengelolaan akun instagram, laman company profile, logo usaha, desain kemasan dan prototipenya, pendampingan kesempatan untuk go national dan go international serta masih banyak lagi manfaat.
“Mahasiswa UPJ yang telah dibekali dengan teori tentang kewirausahaan perlu mendapatkan pengalaman langsung dalam hal kewirausahaan. Dengan bimbingan dosen, mahasiswa diajak terjun langsung ke masyarakat untuk membina berbagai unit usaha UMKM,” ujarnya.
Okky Dharmosetio selaku Direktur Utama PT JRU menyambut baik kolaborasi link and match program Kedaireka dengan UPJ. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggungjawab JRU untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat Tangerang Selatan dimana JRU berada.
“Dampak utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya perekonomian daerah sekitar wilayah perguruan tinggi dan mitra industri, sehingga UPJ dan PT JRU nyata hadir memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat, bukan hanya sebagai pemenuhan tuntutan regulasi,” kata dia.
Namun tidak hanya berdampak bagi masyarakat, program ini juga berdampak positip bagi perguruan tinggi dan mitra industri. “Melalui kegiatan ini mahasiswa berkesempatan mendapatkan pengalaman di luar kampus, sehingga ketrampilan praktis kewirausahaan mereka terasah. Dosen juga berkesempatan untuk berkegiatan di luar kampus, yang hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews