Connect With Us

Program Peningkatkan UMKM, Dosen UPJ Tangsel Raih Hibah Rp665 Juta 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 14 September 2021 | 08:49

Tampak satu unit gedung Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dosen Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan, Banten, berhasil meraih hibah sebesar Rp665 juta untuk program peningkatkan produktifitas UMKM melalui program Matching Fund Kedaireka – Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang diadakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Saat ini sudah ada 50 UMKM yang mendaftar menjadi binaan UPJ dalam program ini dan melibatkan 100 mahasiswa,” kata Clara Evi Citraningtya selaku ketua tim Matching Fund Kedaireka dalam keterangannya di Tangerang, Senin, 13 September 2021, seperti dikutip dari Antara.

UPJ berhasil meraih hibah yang berkolaborasi dengan PT Jaya Raya Utama (PT JRU) untuk memaksimalkan produktivitas dan kinerja UMKM pada komunitas masyarakat lokal sekitar UPJ dan PT JRU.

Selain membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan teori kewirausahaan, UPJ juga membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi nyata pemecahan berbagai permasalahan kewirausahaan yang ada dalam masyarakat.

Salah satu permasalahan yang ada di depan mata adalah beragam permasalahan yang dihadapi oleh UMKM, terutama di masa pandemi ini. Melalui program Matching Fund Kedaireka ini, UPJ menyiapkan seperangkat tool sesuai sumber daya dan kepakaran yang dimiliki oleh UPJ.

UMKM binaan UPJ akan mendapatkan pelatihan di bidang pengelolaan SDM, keuangan, perpajakan, perbankan, dan pemasaran meliputi video promosi, pengelolaan akun instagram, laman company profile, logo usaha, desain kemasan dan prototipenya, pendampingan kesempatan untuk go national dan go international serta masih banyak lagi manfaat.

“Mahasiswa UPJ yang telah dibekali dengan teori tentang kewirausahaan perlu mendapatkan pengalaman langsung dalam hal kewirausahaan. Dengan bimbingan dosen, mahasiswa diajak terjun langsung ke masyarakat untuk membina berbagai unit usaha UMKM,” ujarnya.

Okky Dharmosetio selaku Direktur Utama PT JRU menyambut baik kolaborasi link and match program Kedaireka dengan UPJ. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggungjawab JRU untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat Tangerang Selatan dimana JRU berada.

“Dampak utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya perekonomian daerah sekitar wilayah perguruan tinggi dan mitra industri, sehingga UPJ dan PT JRU nyata hadir memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat, bukan hanya sebagai pemenuhan tuntutan regulasi,” kata dia.

Namun tidak hanya berdampak bagi masyarakat, program ini juga berdampak positip bagi perguruan tinggi dan mitra industri. “Melalui kegiatan ini mahasiswa berkesempatan mendapatkan pengalaman di luar kampus, sehingga ketrampilan praktis kewirausahaan mereka terasah. Dosen juga berkesempatan untuk berkegiatan di luar kampus, yang hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill