Connect With Us

Penimbunan Minyak Goreng di Serang Terbongkar, Polisi Sebut Ada Banyak

Tim TangerangNews.com | Selasa, 22 Februari 2022 | 23:03

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea. (@TangerangNews / TribunBanten)

TANGERANGNEWS.com–Polres Serang Kota membongkar gudang penimbunan minyak goreng di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Lokasinya berada kawasan perumahan. 

Hingga Selasa 22 Februari 2022 malam, total minyak goreng yang ditimbun masih belum diketahui secara pasti. Kepolisian setempat menyebut jumlah yang ditimbun ada banyak. 

“Di perumahan ditimbun banyak, lagi mau kami angkut ke Polres, kami amankan orangnya," ucap Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Pihaknya, ujar Maruli, langsung menerjunkan tim untuk membawa minyak goreng tersebut. "Banyak ini, karena barangnya banyak, di Polsek takut enggak ada tempat. Barang ini, malam ini lagi di-angsur-angsur (bawa) ke Polres," kata dia.

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Serang, Riky Suhendra juga menemukan dugaan penimbunan minyak goreng di kawasan Anyer.

Sementara itu, Satgas Pangan Polri menyatakan akan memanggil seluruh produsen minyak goreng yang ada di Indonesia untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran hukum dalam distribusi bahan pokok tersebut ke masyarakat. 

"Kami panggil produsen minyak se-Indonesia. Kami lihat data dan lihat hasil dan kami lihat distribusinya," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Selasa 22 Februari 2022.

Seperti diketahui, belakangan ini terjadi kelangkaan minyak goreng di sejumlah daerah. Polisi pun menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang mengindikasikan keterlambatan proses distribusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill