Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com- Keberadaan truk yang selalu parkir di bahu jalan Tol Tangerang-Merak sangat membahayakan.
Sebab, tol itu merupakan urat nadi trans Jawa Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Merak dengan berbagai kawasan industri di Jabodetabek.
Untuk mencegah personal tersebut terus menjadi, kali ini ASTRA Tol Tangerang-Merak, sebagai pengelola tol tersebut mengumpulkan para pengemudi truk yang tergabung dalam komunitas pengemudi truk dalam acara silaturahmi yang bertempat di kantor Operasional Ciujung.
Operator tol itu memberikan awareness untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan seluruh pengguna jalan khususnya dalam hal parkir liar dan Over Dimension dan Over Load (ODOL).
Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak, Adhi Resza mengatakan, pihaknya berharap dengan menjalin silaturahmi yang lebih baik, bisa saling mendukung dan mengingatkan dalam menciptakan kondisi jalan tol sebagai infrastruktur publik menjadi lebih bersih, aman dan berkesalamatan pengguna jalan, tidak ada lagi truk-truk parkir di bahu jalan. “Harus saling dukung dalam menciptakan tol yang aman dan bersih,” terangnya.
Dia mengaku, akan terus melakukan edukasi peraturan mengenai larangan parkir di bahu jalan dan pembatasan berat muatan kendaraan ODOL.
Termasuk juga akan menggandeng penegakan hukum, agar bersinergi seperti Kepolisian maupun Dinas Perhubungan.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPaket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews