Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Identitas sesosok mayat yang ditemukan di pinggir Tol Tangerang-Merak tepatnya di dekat Perumahan Puri II, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang akhirnya terungkap.
Ternyata, jasad laki-laki tersebut merupakan pelajar. Korban yang ditemukan tewas pada Rabu 1 Juni 2022 tersebut teridentifikasi petugas.
Pelajar berinisial BS, 19, asal Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci.
Ayah korban, Sanudin mengungkapkan, anaknya terakhir kali terlihat pada Senin 30 Mei 2022.
Saat itu, korban mengaku ingin main ke rumah temannya.
“Senin sore terakhir kali. Dia izin mau main ke rumah temannya ambil sweater,” ungkapnya, Kamis 2 Juni 2022.
Menurut Sanudin, saat itu korban yang menggunakan sepeda motor milik tetangganya mengenakan pakaian rapi.
“Jadi, Bayu itu sempat mandi. Terus pakai motor tetangga yang membiayai sekolah dia,” jelasnya.
Sanudin mengaku, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian terhadap anaknya. Namun, ponsel milik korban sudah dalam kondisi tidak aktif.
“Namanya pakai motor orang agak khawatir juga. Ketika dicek HP anak saya, terakhir kali ada di wilayah Pondok Bahar, tapi sudah tidak aktif,” katanya.
Sanudin menambahkan, keluarga mengetahui korban sudah ditemukan dalam kondisi tewas dengan luka sayatan, usai petugas Kepolisian mendatangi kediamannya.
“Iya, polisi ke rumah dan bilang anak saya ditemukan sudah meninggal,” pungkasnya.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGAsthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews