Connect With Us

Mayat Pria di Green Lake Karang Tengah Tangerang Diduga Korban Kekerasan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Juni 2022 | 14:42

Mayat pria tanpa identitas ditemukan di Green Lake, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu 1 Juni 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria yang ditemukan di Green Lake, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu 1 Juni 2022, diduga korban kekerasan.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

"Dari olah TKP memang ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Saat ini kita sedang kumpulkan barang bukti dan saksi di sekitar TKP," katanya.

Baca Juga :

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan didapati luka pada tubuh korban, sehingga diduga kuat menjadi korban kekerasan.

Pihak Kepolisian pun saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut. Kapolres menegaskan, pihaknya akan segera mengungkap kasus ini.

"Kita upayakan segara untuk bisa ungkap identitas maupun penyebab kematian, dengan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

 

VIDEO : Mayat Pria di Green Lake Karang Tengah Tangerang Diduga Korban Kekerasan

 

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill