Connect With Us

Banten Zona Merah Tawuran, Untara Beri Pelajar Kesibukan Lewat Pelatihan Jurnalistik

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 8 Februari 2023 | 17:00

Ratusan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Tangerang mendapat penguatan karakter Pancasila dan pelatihan jurnalistik di Universitas Tangerang Raya (Untara), Rabu 8 Januari 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Tangerang Raya (Untara) menggandeng Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten, memberikan penguatan karakter Pancasila dan pelatihan jurnalistik kepada para pelajar tingkat SMA/SMK.

Kegiatan yang berlangsung di gedung Aula Untara, pada Rabu, 8 Februari 2023 ini, sebagai upaya meminimalisir tawuran pelajar yang terjadi di wilayah Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang.

"Seperti kita ketahui Provinsi Banten sudah zona merah terkait untuk tingkat tawuran pelajar, sehingga perlu diambil langkah mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dengan mengadakan seminar pelatihan," ucap Humas Untara Aris Sundoro kepada Tangerangnews.com.

Aris mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 268 siswa dan siswi dari 48 SMA/SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Tangerang.

Dengan mengikuti seminar ini, para pelajar mendapatkan materi terkait profil penguatan karakter pelajar dan juga jurnalistik, yang sangat berkaitan, bersinergi dan berkesinambungan.

"Setelah ini, nantinya para pelajar ini memiliki kesibukan. Mereka bisa belajar menulis berita dan membuat buku, sehingga tidak terjerumus dalam aksi tawuran," jelasnya.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Provinsi Banten Mohamad Bayuni mengapresiasi Untara yang telah mengadakan kegiatan tersebut.

Point pertama yaitu harus ada penguatan terhadap generasi muda tentang kehidupan masa kini.

"Dengan inovasi dan pembaharuan memang butuh penguatan dari berbagai elemen masyarakat," ucap Bayuni.

Pihaknya menyebut, aksi tawuran pelajar yang terjadi di Banten sangat darurat atau urgent. Maka dari itu, harus dilakukan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat.

"Harus dilakukan sinergitas, bukan hanya tanggung jawab di sekolah," kata Bayuni.

Karena tanggung jawab sekolah terbatas, maka dari itu, beberapa waktu lalu Kejati Banten melaksanakan deklarasi damai dan dari seluruh Forkompimda.

Selain itu di era digital ini, media sosial (Medsos) juga punya peranan besar dalam mempengaruhi kenakalan remaja. Karena itu medsos itu harus dimanfaatkan dengan bijak.

"Harapannya para pelajar ini bisa benar membuat berita dengan sesuai dengan kode etik jurnalistik. Mengurangi aktivitas di luar, nongkrong agar nantinya seperti tawuran dan sebagainya bisa dihindarkan," pungkasnya.

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill