Connect With Us

Bank bjb dan Kejati Banten Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Maret 2023 | 23:49

Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi (kanan) bersama Kepala Kejati Banten Didik Farkhan Alisyah (kiri) menandatangani kerja sama di Kantor Kejati Banten, Jalan Raya Pandeglang, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu, 8 Maret 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bank bjb melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten sebagai langkah, untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Salah satunya menangani penyelesaian masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN).

Penandatangan perjanjian dilakukan Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi bersama Kepala Kejati Banten Didik Farkhan Alisyahdi di kantor Kejati Banten, Jalan Raya Pandeglang, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu, 8 Maret 2023.

Adapun ruang lingkup dan bentuk kerja sama tersebut di antaranya penanganan masalah PTUN yang meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, penegakan hukum, dan tindakan hukum lainnya.

Selain itu juga pelaksanaan konsultasi terkait berbagai permasalahan hukum, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan produk dan jasa dari Bank bjb guna menunjang tugas dan fungsi dari Kejati Banten.

Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, Bank bjb senantiasa bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk kejaksaan yang merupakan mitra strategis.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap Kejati Banten dapat membantu Bank bjb untuk menangani penyelesaian masalah hukum PTUN," terangnya.

Di samping juga kerja sama dalam peningkatan kompetensi teknis sumber daya dari kedua belah pihak, sehingga seluruh kegiatan operasional dan gerak bisnis Bank bjb selalu sejalan dalam koridor ketentuan hukum yang berlaku. 

"Kami juga berharap, penandatanganan kerja sama di antara kedua belah pihak merupakan tonggak awal bagi kerja sama lain ke depannya, dengan tangan terbuka Bank bjb siap menjadi mitra bagi Kejati Banten dan senantiasa beriringan bersama yang pada akhirnya akan bermuara pada sinergi yang berkesinambungan diantara kedua belah pihak," tutup Yuddy.

Kepala Kejati Banten Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Bank bjb untuk memberikan bantuan hukum yang diperlukan.

“Kami paham bahwa trust atau kepercayaan adalah nyawa sebuah bank, oleh karena itu kami siap membantu Bank bjb untuk menjaga trust tersebut di mata masyarakat. Kami siap memberikan bantuan hukum baik mitigasi, non mitigasi, ataupun pelayanan hukum lainnya,” ungkap Didik.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Pengusaha Sebut Kesejahteraan Pekerja Tak Bisa Bergantung pada Upah Minimum

Pengusaha Sebut Kesejahteraan Pekerja Tak Bisa Bergantung pada Upah Minimum

Kamis, 16 April 2026 | 08:04

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai peningkatan taraf hidup tenaga kerja tidak cukup hanya mengandalkan upah minimum, melainkan harus ditopang oleh peningkatan keterampilan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill