Connect With Us

Mengenal Ngadongkapkeun, Tradisi Unik Lebaran dari Banten

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 22 April 2023 | 10:10

Ilustrasi sungkeman bagian dari tradisi Ngadongkapkeun dari Banten (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, terdapat tradisi turun-temurun yang masih bertahan dilakukan oleh masyarakat Banten.

Tradisi tersebut bernama Ngadongkapkeun yang merupakan perpaduan antara adat lokal dan ajaran Islam.

Ngadongkapkeun biasa dilaksanakan usai menunaikan Salat Idul Fitri. Tradisi ini dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Banten atas nikmat puasa Ramadan yang telah berhasil dilaksanakan.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tradisi Ngadongkapkeun juga merupakan bentuk penghormatan masyarakat Banten kepada para leluhur.

Pelaksanaan tradisi Ngadongkapkeun dipimpin oleh tetua kampung yang disebut dengan Olot atau Kokolot Lembur.

Rangkaian acara Ngadongkapkeun dimulai usai melaksanakan salat Idul Fitri, kemudian Kokolot Lembur akan memimpin doa bersama.

Lalu, dilanjutkan dengan sungkeman dari kaum muda kepada orang-orang yang lebih tua.

Terakhir, tradisi ini ditutup dengan sejumlah sesaji berupa makanan kecil, air putih, kopi, dan masih banyak lagi yang berjumlah ganjil.

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

BANTEN
Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Advanced Trauma Center, sebuah pusat penanganan trauma terpadu yang ditujukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan pasien cedera serta kasus kegawatdaruratan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill