Connect With Us

Mengenal Ngadongkapkeun, Tradisi Unik Lebaran dari Banten

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 22 April 2023 | 10:10

Ilustrasi sungkeman bagian dari tradisi Ngadongkapkeun dari Banten (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, terdapat tradisi turun-temurun yang masih bertahan dilakukan oleh masyarakat Banten.

Tradisi tersebut bernama Ngadongkapkeun yang merupakan perpaduan antara adat lokal dan ajaran Islam.

Ngadongkapkeun biasa dilaksanakan usai menunaikan Salat Idul Fitri. Tradisi ini dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Banten atas nikmat puasa Ramadan yang telah berhasil dilaksanakan.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tradisi Ngadongkapkeun juga merupakan bentuk penghormatan masyarakat Banten kepada para leluhur.

Pelaksanaan tradisi Ngadongkapkeun dipimpin oleh tetua kampung yang disebut dengan Olot atau Kokolot Lembur.

Rangkaian acara Ngadongkapkeun dimulai usai melaksanakan salat Idul Fitri, kemudian Kokolot Lembur akan memimpin doa bersama.

Lalu, dilanjutkan dengan sungkeman dari kaum muda kepada orang-orang yang lebih tua.

Terakhir, tradisi ini ditutup dengan sejumlah sesaji berupa makanan kecil, air putih, kopi, dan masih banyak lagi yang berjumlah ganjil.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill