Connect With Us

Ikut Rayakan Tradisi Yaa Qowiyyu, Airlangga Sebar Kue Apem

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 September 2022 | 21:33

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengikuti perayaan tradisi Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat 16 September 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri perayaan tradisi Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat 16 September 2022.

Airlangga hadir didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Klaten Sri Mulyani untuk membuka perayaan Saparan dengan sebar kue apem.

Dalam sambutannya, Airlangga menuturkan perayaan sebaran apem memiliki makna yang dalam, yakni ada doa untuk seluruh umat Islam di Indonesia.

Doa itulah yang dipanjatkan Kiai Ageng Gribig saat membagikan kue apem kepada masyarakat di sekitar Jatinom, Klaten.

“Artinya berilah kekuatan kepada kami segenap kaum muslimin,” tutur Airlangga saat membuka Tradisi Yaa Qowiyyu yang dihadiri puluhan ribu masyarakat di Jatinom.

Airlangga mengingatkan kembali kepada masyarakat soal kelembutan dakwah yang diusung Kiai Ageng Gribig yang bernama asli Wasibagno Timur ini. 

Menurutnya, dakwah yang disampaikan Kiai Ageng Gribig dilakukan secara damai. Bahkan, Kiai Ageng Gribig berhasil menuntaskan tugas dari kerajaan Mataram yang saat itu bersitegang dengan Sriwijaya tanpa menimbulkan peperangan.

“Dalam sejarahnya keislaman yang diajarkan Ki Ageng Gribig adalah damai dan mencintai agama seiring juga mencintai negara,” ujar Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, menjadi sebuah kewajiban baginya untuk terus merawat tradisi Ya Qowiyyu. Sebab, hal ini menjadi amanat dari orangtua dan leluhur Airlangga yang masih termasuk dalam keturunan Kiai Ageng Gribig. Airlangga memiliki darah Kiai Ageng Gribig dari nenek.

“Karena ini amanat orangtua, jadi beliau biasanya ayah saya yang waktu itu dengan Menteri Agama Munawir Sajali karena masih keturunan Ki Ageng Gribig, kemudian diminta kepada kami untuk melanjutkan,” tutur Airlangga.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan, sudah tiga tahun tidak bisa menggelar acara seperti Ya Qowiyyu. Ia mengaku kangen dengan suasana sebaran apem di Klaten.

Ganjar juga mendoakan seluruh masyarakat yang hadir di Tradisi Saparan diberi kesehatan dan kekuatan.

"Yaa Qowiyyu sebenarnya sebagiannya doa. Doa agar kita semua diberikan kekuatan. Doa agar kita semua selamat,” ujar Ganjar.

Perayaan tradisi Ya Qowiyyu juga dihadiri banyak anggota DPR dari Partai Golkar, antara lain Dito Ganinduto, Ace Hasan Syadzily, hingga Misbakhun. Sebelum perayaan Ya Qowiyyu, digelar Selawat bersama Habib Syekh Abdul Qodir Assegaf untuk memeringati Haul Kiai Ageng Gribig, pada Kamis 15 September 2022.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill