Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com- Sekelompok pemuda asal Bandung, Jawa Barat, tergabung dalam Pandawara Group mengunjungi pantai terkotor di Indonesia yang berada di Provinsi Banten.
Pandawara Group yang beranggotakan Rafli Pasya (22), Agung Permana (22), Gilang Rahma (22), Muchamad Iksan (21), dan Rifki Sa'dullah (22) ini berniat membersihkan Pantai Labuan, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pasalnya, kondisi lingkungan di pantai tersebut sangat memperihatinkan dengan tumpukan sampah yang memenuhi seluruh tepi pantai.
Lautan sampah tersebut terdiri dari sampah rumah tangga maupun limbah tekstil seperti kain bekas dan boneka.
Lantaran kondisi pantainya yang tidak mungkin dibersihkan hanya dengan berlima orang, Pandawara Group mengajak seluruh masyarakat Banten yang peduli lingkungan untuk bersama-sama membersihkan Pantai Labuan.
"Butuh bantuan, buat ngurangin itu semua. Kita tunggu siapapun yang mau datang," tulis Pandawara Group.
Menurut Pandawara Group, hal itu bukan menjadi ajang untuk saling menyalahkan antara pemerintah dan masyarakat. Tetapi, momentum saling bahu membahu menanggulangi masalah lingkungan.
Adapun kegiatan bersih-bersih sampah itu akan digelar selama dua hari, yakni 22 Mei hingga 23 Mei 2023, pukul 07.00 WIB.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGMahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews