Connect With Us

Hari Pertama PPDB SMA dan SMK di Banten Capai 25 ribu Siswa

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Juli 2023 | 17:04

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar (kanan) didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani (kiri) saat memantau pelaksanaan PPDB SMA/SMK Negeri, Senin 3 Juli 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK dan SKh Negeri di Provinsi Banten pada Jalur Zonasi, Perpindahan Orang Tua dan Jalur Prestasi Tahun Ajaran 2023/2024, dimulai Senin 3 Juli 2023.

Pada hari pertama pelaksanaan PPDB ini, tercatat ada sebanyak 25 ribu calon siswa yang telah mendaftar.

"Sampai dengan pukul 10.23 WIB tadi, jalur Zonasi sudah terdaftar 18.396 siswa, Perpindahan Orang Tua ada 453 siswa, sedangkan Prestasi hampir 6.900 siswa," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani, melalui siaran pers Pemprov Banten.

Tabrani menuturkan pada pembukaan pendaftaran pada tiga jalur tersebut, pihaknya melakukan rapat dan pemantauan secara virtual, guna memastikan pelaksanaan pendaftaran PPDB berjalan dengan lancar.

"Kita ada help desk untuk membantu masyarakat atas beberapa hal yang kurang dipahami saat daftar, sehingga orang tua bisa menanyakan. Tapi kalau emergency tidak bisa diatasi, di sini ada petugasnya," katanya.

Selanjutnya, sekolah akan melakukan verifikasi faktual untuk calon peserta didik yang telah mendaftar pada jalur Zonasi, Perpindahan Orang Tua dan Prestasi.

"Semuanya harus diverifikasi, zonasi saja harus diverifikasi titiknya itu harus diverifikasi jangan sampai titik koordinatnya tidak sesuai KK (Kartu Keluarga)," tandasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang memantau langsung hari pertama pelaksanaan PPDB SMA/SMK mengaku belum menemukan kendala yang berarti.

Ia sendiri telah memantau pelaksanaan tersebut sejak tadi malam saat pendaftaran dibuka, guna memastikan proses pendaftaran tidak mengalami hambatan dan mendapatkan pelayanan yang prima.

"Kita mengecek secara persiapan. Alhamdulillah hingga saat ini saya belum mendengar ada kendala dari tadi malam," ungkapnya.

Menurutnya, sempat ada beberapa orang tua murid datang ke Dindikbud Provinsi Banten karena beberapa kendala, namun sudah dibantu untuk perbaikan. 

"Tadi malam itu salah mengklik dan itu diperbaiki, sentra perbaikan ada di sini. Semua dilayani dengan baik, kita lihat prosedur yang berjalan sesuai dengan peraturan," jelas Al Muktabar.

Al Muktabar menyampaikan hingga saat ini sistem PPDB untuk jenjang SMA Negeri di Provinsi Banten berjalan dengan lancar. Hal itu terlihat pada pelaksanaan PPDB di jalur afirmasi sebelumnya.

ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan mendaftar PPDB tahun ini agar dapat mempelajari dan memahami petunjuk teknis yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi human error ketika melakukan pendaftaran.

"Jangan buru-buru dan pahami betul sehingga tidak ada kesalahan dari sisi orang tua atau murid ketika mendaftar," imbuhnya.

BISNIS
Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50

Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill