Connect With Us

Bangga, Hewan Khas Banten Jadi Maskot Piala Dunia U17

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 7 September 2023 | 20:11

Lambang dan maskot Piala Dunia U-17 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi merilis lambang dan maskot resmi dalam ajang Piala Dunia U-17 atau FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023. 

Lambang Piala Dunia U-17 berbentuk seperti sebuag piala dengan gabungan warna merah dan putih melambangkan bendera nasional Indonesia, serta warna laut biru kehijauan dan arusnya yang mengalir melintas Nusantara. Lalu, mahkota bergambar bola mewakili hasrat global akan permainan yang digemari seluruh dunia.

Sementara itu, Bacuya (Badak Cula Cahaya) terpilih menjadi maskot Piala Dunia U-17 usai sebelumnya batal pada ajang Piala Dunia U-20. Seperti diketahui, Bacuya terinspirasi dari hewan asli Indonesia, yakni Badak Jawa atau Badak Bercula Satu.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengaku bangga atas terpilihnya Badak Bercula Satu sebagai maskot dari ajang berkelas internasional tersebut. Saat ini, Badak Bercula Satu hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Menurutnya, terpilihnya Badak Bercula Satu sebagai maskot dapat menjadi salah satu kampanye kepada masyarakat untuk melestarikan keberadaan hewan endemik yang dilindungi tersebut.

"Itukan hewan yang langka dan keberadaannya di Banten. Maka secara entitasnya bahwa kita perlu kenalkan ke dunia, disamping dunia telah mengetahuinya. Tapi kita mengenalkannya dengan posisi Banten dan itu baik sekali," ujar Al Muktabar, Kamis, 7 September 2023.

Al Muktabar berharap, Bacuya yang terinspirasi dari hewan ikonik asal Banten sebagai maskot Piala Dunia U-17 dapat memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Banten.

"Mudah-mudahan ini bisa kita gunakan sebagai kemaslahatan masyarakat Banten dengan dijadikannya Badak Bercula Satu, ikon yang berasal dari Banten," pungkasnya.

Sebagai informasi, filosofi di balik maskot Bacuya adalah menceritakan tentang seorang badak Jawa muda yang sangat pemalu dan pendiam.Namun, meskipun sifatnya yang demikian, rasa ingin tahu dalam dirinya mendorongnya untuk dengan gigih berlari ke lapangan seperti mencari sesuatu yang belum diketahuinya. Kehijauan rumput memberikan motivasi yang kuat baginya, hingga suatu hari ia menemukan bola sepak.

Tanpa diduga, saat itulah terjadi sesuatu yang sangat istimewa. Tanduk Bacuya tiba-tiba bersemangat dengan warna-warna yang baru. Momen inilah yang mengubah Bacuya secara keseluruhan.

Setiap kali ia bermain sepak bola bersama orang lain, tanduknya akan bersinar lebih terang. Seperti sejalan dengan energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang, begitu pula dengan energi yang menyala dalam diri Bacuya.

Bacuya merupakan pembela yang gigih dalam memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Ia menjadi penjaga bagi talenta-talenta muda dan menjadi mercusuar bagi masa depan sepak bola. Bacuya siap untuk bersatu dengan generasi baru dalam perjalanan mereka yang baru.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

PROPERTI
Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Event Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill