Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Senin, 9 Februari 2026 | 16:54
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TANGERANGNEWS.com- Federasi sepak bola dunia (FIFA) baru saja mengumumkan bahwa sebanyak 24 negara akan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 yang akan digelar mulai tanggal 10 November hingga 2 Desember tahun 2023.
Indonesia dipilih sebagai tuan rumah untuk ajang prestisius ini, yang akan menjadi panggung bagi calon-calon pemain sepakbola dunia. Sebagai tuan rumah, Indonesia secara otomatis mendapatkan tempat di turnamen ini dan menjadi satu-satunya perwakilan dari kawasan Asia Tenggara.
Usai sebelumnya berhasil menggelar FIFA Matchday antara Indonesia dan Argentina baru-baru ini, Indonesia kembali membuktikan kemampuannya sebagai tuan rumah yang pantas untuk acara FIFA berskala internasional.
Piala Dunia U-17 2023 kali ini diharapkan akan menjadi ajang yang berkesan dan mampu menampilkan pertandingan-pertandingan berkualitas dari para pemain muda berbakat di seluruh dunia.
Hal ini merupakan kesempatan besar bagi tim nasional U-17 Indonesia untuk berkompetisi di tingkat internasional dan memperlihatkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para pendukung setia.
Berikut adalah daftar negara peserta Piala Dunia U-17 2023.
Kawasan Asia (AFC)
- Indonesia
- Iran
- Korea Selatan
- Jepang
- Uzbekistan
Benua Eropa (UEFA)
- Spanyol
- Inggris
- Prancis
- Jerman
- Polandia
Zona Amerika Selatan (CONMEBOL)
- Brasil
- Argentina
- Kolombia
- Ekuador
Kawasan Amerika Utara dan Tengah (Concacaf)
- Amerika Serikat
- Meksiko
- Kanada
- Panama
Afrika (CAF)
- Burkina Faso
- Maroko
- Senegal
Zona Oceania
- Selandia Baru
- Kaledonia Baru
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TODAY TAGTelaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews