Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com- Keputusan yang diambil pada sidang FIFA Council di Markas FIFA, Zurich, Swiss, Jumat, 23 Juni 2023, petang, telah menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-17 World Cup 2023.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengungkapkan rasa syukurnya atas penunjukkan ini usai sebelumnya penyelenggaraan FIFA World Cup U-20 sempat dibatalkan.
"Saya hanya bisa mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah karena FIFA Council mengambil keputusan bersama untuk menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun ini," ujar Thohir.
Meskipun belum menerima surat pemberitahuan resmi, Thohir menyambut pengumuman ini sebagai langkah awal dalam persiapan menjadi tuan rumah yang baik.
FIFA telah mengagendakan FIFA U-17 World Cup 2023 akan digelar mulai 10 November hingga 2 Desember tahun ini.
Alasan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen ini belum dijelaskan secara detil di situs resmi FIFA.
Namun, Thohir berpendapat bahwa beberapa faktor positif yang ditampilkan oleh Indonesia dalam dunia sepak bola beberapa bulan terakhir menjadi pertimbangan FIFA.
Di antaranya adalah perbaikan sarana stadion yang telah lolos uji kelayakan FIFA, serta suksesnya perhelatan dua FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina, juara Piala Dunia Qatar 2022, yang memikat perhatian FIFA dan komunitas sepak bola internasional.
"Mungkin saja, beberapa faktor positif yang diperlihatkan Indonesia dalam sepakbola dunia selama tiga bulan terakhir, seperti perbaikan sarana-sarana stadion yang lolos uji kelayakan FIFA, kemudian perhelatan dua FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina, juara dunia Qatar 2022, yang sukses dan menyita perhatian FIFA serta sepakbola internasional, menjadi alasannya," tambah Thohir.
Untuk itu, Thohir mengajak seluruh stakeholder terkait bersama masyarakat agar menjaga kepercayaan dan kesempatan kedua yang diberikan oleh FIFA.
"Bagaimanapun juga hal ini harus kita syukuri sebab kepercayaan FIFA kepada kita masih tinggi. Ini harus kita jaga dan buktikan," pungkasnya.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGDalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews