Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany masih memuncaki elektabilitas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024 menurut survei Litbang Kompas.
Airin memperoleh angka elektabilitas mencapai 38,3 persen dari 400 responden berjarak cukup jauh dari tokoh dan kandidat lainnya.
Di posisi kedua, ditempati oleh mantan Wali Kota Tangerang sekaligus Gubernur Banten periode sebelumnya atau petahana Wahidin Halim dengan angka 18,1 persen.
Selanjutnya, politikus PDI Perjuangan yang pernah menjabat sebagai Gubernur Banten Rano Karno menduduki posisi ketiga dengan angka 16,5 persen.
Wali Kota Tangerang periode 2018-2023 Arief R Wismansyah menempati urutan keempat dalam daftar survei elektabilitas Pilgub Banten 2024 dengan angka 6,9 persen.
Adapun beberapa nama lainnya, yakni Irna Narulita 3,7 persen, Iti Octavia Jayabaya 2,7 persen, Achmad Dimyati Natakusumah 2,7 persen, dan Ahmed Zaki Iskandar 2,7 persen, sementara 7,4 persen lainnya menjawab Tidak Tahu atau Tidak Jawab (TT/TJ).
Sebagai informasi, survei dilakukan pada 15-20 Juni 2024 dengan pemilihan responden yang dilakukan secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Banten seperti dilansir dari detik.com, Selasa, 23 Juli 2024.
Metode survei dilakukan dengan wawancara, kemudian margin of error survei +/- 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden ditanyakan 'Jika Pemilihan Gubernur Banten dilakukan saat ini, siapakah tokoh yang anda pilih?'. Sehingga menghasilkan nama-nama yang telah disebutkan di atas.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGDinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews