Connect With Us

Sepasang Badak Bercula Satu Jadi Maskot Pilgub Banten 2024 Wujud Kesetaaan Gender

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 Juni 2024 | 22:10

Bara dan Jara, sepasang badak bercula satu yang menjadi maskot Pilgub Banten 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badak bercula satu resmi ditetapkan sebagai maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Banten 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Maskot ini merupakan sepasang badak jantan dan badak betina yang masing-masing memiliki nama sapaan Bara atau Banten Bersuara dan Jara yaitu Jaga Suara. 

Sepasang badak yang menjadi maskot Pilkada di Banten ini menunjukan kesetaraan gender dalam proses Pilkada dengan mewakili laki-laki maupun perempuan. 

Bara dan Jara memiliki berbagai warna d imana terdapat makna tersendiri. Berikut ini penjelasannya:

 

Putih

Melambangkan bersih dimana KPUD Banten dalam melaksanakan Pilkada terbebas dari intervensi maupun hal-hal lain yang dapat mencoreng nama dan kredibilitas institusi. 

 

Kuning

Warna kuning melambangkan keceriaan. Pilkada merupakan pesta demokrasi karena itu, harus dimuat dengan kegembiraan. 

 

Merah

Merah melambangkan keberanian. Warna merah dalam logo KPU dan surat suara juga mewakili ke-Indonesiaan.

 

Emas

Melambangkan kesejahteraan. Dalam konteks maskot ini, warna ungu tidak bermakna apapun, kecuali hanya untuk mewakili warna tinta. 

 

Sementara warna merah pada mulut maskot bermakna bahwa pemilih tidak takut dan tidak ragu untuk memberikan suaranya pada momen pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada). 

Merah pada telinga maskot bermakna semangat dan gairah. Masyarakat atau pemilih di Banten memiliki semangat untuk mencari dan meneyrap berbagai informasi kepemiluan, khususnya terkait profil dan track record calon kepala daerah yang akan berkonsentrasi, berbekal itulah maka akan menentukan dan memantapkan pilihan. 

Dalam menghadapi Pilkada, segenap persiapan telah dilaksanakan sejak jauh-jauh hari termasuk oleh Provinsi Banten dan juga KPU Provinsi Banten.

Kesiapan KPU Banten dalam menyambut Pilkada ini ditandai denagn suksesnya peluncuran Jingle dan Maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten 2024 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu 1 Juni 2024, malam.

"Launching jingle dan maskot ini sebagai simbol kita siap untuk melaksanakan Pilkada," ungkap Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar. 

Menurut Al Muktabar  momen ini penting untuk disampaikan kepada publik, bahwa Banten akan melaksanakan Pilkada pada 27 November 2024 nanti. 

Ia pun juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pelaksanaan Pilkada serentak.

"Saya imbau kepada masyarakat pada waktunya nanti untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik, karena itu menentukan masa depan kita," katanya.

Al Muktabar turut mengapresiasi KPU Provinsi Banten yang memilih Badak Jawa atau badak bercula satu sebagai maskot Pilkada. 

"Ini sebuah pilihan yang tepat saya pikir, karena itu bagian kebantenan (khas Banten) dan kita jaga serta kita sosialisasikan penjagaannya," imbuhnya.

Ketua KPU Provinsi Banten, Mohamad Ihsan mengatakan peluncuran jingle dan maskot Pilgub Banten 2024 sebagai bagian strategi yang dilakukan pihaknya untuk sosialisasi kepada masyarakat, baik terkait pemilu maupun hewan itu sendiri.

"Karena badak ini salah satu hewan yang dimiliki Banten dan hewan langka. Maka saya yakin ini mudah dikenal," pungkasnya.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill