Connect With Us

Sarjana Jangan Hanya Berpikir Cari Kerja, tapi Berwirausaha

| Rabu, 29 Juni 2011 | 08:08

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (tangerangnews / dira)

SERANG–Perguruan tinggi mempunyai peranan penting dalam pembangunan daerah. Itu disadari betul oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Tak heran jika, dalam beberapa kesempatan Ratu Atut kerap menyuarakan pentingnya sinergitas antara pemerintah dengan perguruan tinggi.  
 
 'Pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan kesiapan SDM-nya. Dan yang mempersiapkan SDM itu antara lain perguruan tinggi,” urai Ratu Atut Chosiyah saat menerima kunjungan Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Mulya Rahayu, dan pimpinan Civitas Akademika Universitas Serang Raya (Unsera) di Pendopo Gubernuran, belum lama ini.
 
Menurut Atut, dalam skala makro, misalnya, pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari keberadaan perguruan tinggi. Untuk itu, Ratu Atut menyambut positif lahirnya sejumlah perguruan tinggi swasta di Provinsi Banten. Menurutnya, kondisi itu merupakan angin segar bagi dunia pendidikan dan akan terus mendapatkan dukungan dari Pemprov Banten.
 
 Diungkapkan Ratu Atut, di usia yang ke-11, Provinsi Banten sudah memiliki 104 perguruan tinggi dengan, empat di antaranya perguruan tinggi negeri. 'Ibu berharap, dengan semakin banyak sarana pendidikan di Banten, ke depan akan bisa menelurkan bibit unggul penerus bangsa,” kata Ratu Atut.
 
 Ratu Atut juga meminta lulusan perguruan tinggi di Banten lebih kreatif dan inovatif, mampu beradaptasi dan mengimplementasikan dasar keilmuannya di masyarakat. Lulusan perguruan tinggi, lanjut Atut, jangan hanya terpaku untuk bekerja di sektor formal, seperti menjadi PNS dan lainnya. 'Alangkah lebih baik jika jadi wirausahawan,' tambah Atut.
 
 Menurut Atut, sebagai seorang wirausahawan, lulusan perguruan tinggi akan memiliki nilai positif  lebih banyak dibanding di sektor formal, seperti PNS. Dengan berwirausaha, sarjana bisa mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya.
 
 'Setidak-tidaknya, mereka bisa menjadi partner pemerintah dalam rangka mengurangi pengangguran, karena bisa membuka lowongan pekerjaan bagi orang lain dan ekonomi Banten pun lebih maju lagi,' tambah Ratu Atut.
 
 Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Mulya Rahayu, menyatakan, pihaknya siap berkontribusi dalam dunia pendidikan di Banten, juga ingin bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten. “Sinerginya terutama dalam penyelarasan dan percepatan pembangunan,” ujar Mulya. (FAU)
 

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

KOTA TANGERANG
Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill