Connect With Us

Cegah Tarif Tidak Wajar, Gubernur Banten Minta Pengelola Wisata Tampilkan Harga dengan Jelas  

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:02

Wisata Pantai Tanjung Pasir Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah berupaya meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di daerahnya. Salah satunya ialah meminta seluruh pengelola wisata untuk mencantumkan tarif masuk, biaya parkir, serta harga makanan dan minuman secara transparan.  

Gubernur Banten, Andra Soni, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur pengelolaan destinasi wisata pantai. Surat edaran ini ditandatangani pada 24 Maret 2025 dan menjadi dasar bagi para pengelola wisata dalam menjalankan usahanya.  

Dalam aturan tersebut, Andra menekankan pentingnya perizinan usaha bagi pengelola wisata. Selain itu, ia meminta agar pengelolaan wisata dilakukan secara berkelanjutan agar daya tarik wisata di Banten tetap terjaga.

"Mewujudkan destinasi wisata pantai dalam pengelolaan destinasi pariwisata yang berkelanjutan (kelembagaan yang berkelanjutan, keberlanjutan sosial-ekonomi, keberlanjutan budaya, dan keberlanjutan lingkungan) sebagai daya tarik dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan," ujarnya dalam surat edaran tersebut dikutip dari DetikCom, Kamis, 27 Maret 2025.  

Salah satu poin utama dalam aturan ini adalah keharusan bagi pengelola wisata untuk menginformasikan segala tarif yang dikenakan kepada pengunjung. 

Andra berharap, adanya transparansi harga ini nantinya wisatawan tidak lagi merasa dirugikan dan bisa menikmati liburan dengan lebih nyaman. 

"Mendorong pengelola usaha wisata pantai agar menginformasikan secara detail tarif parkir, tiket masuk, harga makanan dan minuman, maupun fasilitas lainnya," tegasnya.  

Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohyati Fatimah, mengingatkan para wisatawan untuk mematuhi aturan yang berlaku di destinasi wisata yang mereka kunjungi. 

"Pilih destinasi wisata yang telah memiliki standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung. Ikuti peraturan di tempat wisata, termasuk jam operasional dan batas kapasitas pengunjung. Jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan," kata Linda. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Korindo Heavy Industry Tanam 515 Bibit Pohon di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Tigaraksa 

Korindo Heavy Industry Tanam 515 Bibit Pohon di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Tigaraksa 

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:12

PT Korindo Heavy Industry bersama Yayasan Korindo menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Ayo Menanam dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill