Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Wisata air perahu kano Kota Tangerang kembali beroperasi, setelah sempat dihentikan karena aliran Kali Sipon surut.
Pengunjung dapat menikmati wisata ini setiap akhir pekan, yaitu hari Sabtu-Minggu, pukul 08.00 – 11.00 WIB di Shelter Wisata Kano, depan Alun-alun Kota Tangerang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Rizal Ridolloh menuturkan, bagi masyarakat yang rindu akan wisata air milik Kota Tangerang ini, bisa kembali menikmati sensasi dan keseruannya kembali mulai akhir pekan ini.
“Wisata Kano selalu mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat. Maka, besok Sabtu-Minggu jangan lewatkan momen kembali dioperasikannya Wisata Kano di depan Lapangan Ahmad Yani. Waktunya terbatas, hanya 3 jam saja,” ungkap Rizal, Jumat 22 November 2024.
Setiap perahu kano berkapasitas dua orang. Pengunjung diimbau untuk sama-sama menjaga kebersihan dan selalu berhati-hati selama beraktivitas.
'Tidak ada syarat untuk naik wisata air kebanggaan Kota Tangerang ini. Pengunjung hanya perlu mengantre dan menunggu giliran saja. Pastikan, mengikuti arahan petugas, untuk tetap aman dan nyaman selama bermain,” kata Rizal.
Secara prosedur, masyarakat yang bisa menikmati perahu kano harus berusia lima tahun ke atas dan maksimal 60 tahun dengan tinggi badan minimal 130 cm.
“Disarankan mendayung sendiri, agar sehatnya dapat. Bagi yang belum terbiasa mendayung dapat dibantu oleh petugas,” tutup Rizal.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews