Connect With Us

Banten Kirim 25 Pramuka Berkebutuhan Khusus Ikuti Perkemahan Nasional

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:46

Gubernur Banten Andra Soni yang melepas Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus Provinsi Banten untuk mengikuti PPBKN Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, pada 13–19 Agustus 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kontingen Daerah Banten mengirimkan sebanyak 25 orang peserta yang akan mengikuti Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus Nasional (PPBKN) Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, pada 13–19 Agustus 2025.

Ke-25 peserta ini terdiri dari 6 Penegak Putra, 6 Penegak Putri, 6 pendamping putra, 6 pendamping putri, dan 1 pimpinan kontingen daerah.

Gubernur Banten Andra Soni yang melepas Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus Provinsi Banten ini menyampaikan rasa bangga dan haru, kepada seluruh peserta yang dinilai sebagai putra - putri terbaik daerah.

“Kalian bukan hanya mewakili Provinsi Banten di ajang nasional, tetapi juga membawa semangat pantang menyerah, kebersamaan, dan kemandirian. Keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi dan berkontribusi,” ujarnya di di Pendopo Gubernur Banten KP3B Curug, Kota Serang, Selasa 12 Agustus 2025.

Dirinya juga mengapresiasi dedikasi para pembina, pendamping, dan pengurus Kwarda yang telah membina peserta secara konsisten.

“Orang yang mau menyisihkan waktu dan tenaga untuk membina kegiatan seperti ini adalah orang-orang dengan ketulusan hati luar biasa. Setiap perbuatan baik pasti akan mendapat balasan yang baik pula,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni menegaskan, pengiriman kontingen ini menjadi bukti komitmen Provinsi Banten dalam memberikan kesempatan yang sama bagi semua warganya, termasuk penyandang disabilitas.

“Semua orang memiliki hak yang sama, dan semua anak adalah istimewa. Jangan pernah minder dengan kekurangan, karena Tuhan menciptakan kita semua dengan rencana terbaik-Nya,” tegasnya.

Dalam laporannya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Septo Kalnadi menyampaikan bahwa PPBKN 2025 mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, serta selaras dengan pesan Hari Anak Nasional Tahun 2025 Pendidikan Inklusif untuk Tidak Ada Anak Tertinggal.

Para peserta berasal dari 12 gugus depan di sekolah-sekolah khusus, antara lain Sekolah Khusus Putus Harapan, Sekolah Khusus Negeri 1 Pandeglang, Sekolah Khusus Imam 1 Kota Tangerang Selatan, SLB 403 Lebak, dan sekolah lainnya yang membina Pramuka Berkebutuhan Khusus.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill