Connect With Us

Ijazah Alumni SMK di Kota Tangerang Ditahan Gegara Nunggak Bayaran hingga Susah Cari Kerja

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 3 Desember 2025 | 21:57

Ijazah Kevin Ananda, 20, alumni SMKS Bangun Nusantara Kota Tangerang ditebus Pemprov Banten setelah tertahan selama 2 tahun akibat menunggak biaya sekolah, Rabu 3 Desember 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Selama dua tahun, ijazah kelulusan Kevin Ananda, 20, dari SMKS Bangun Nusantara Kota Tangerang hanya menjadi selembar kertas yang tersimpan di sekolah.

Bukan karena malas mengambil, namun ijazah itu terkunci oleh tunggakan biaya sekolah yang mencapai Rp7,5 juta, sebuah angka fantastis bagi keluarganya yang bergantung pada penghasilan buruh harian lepas.

Kisah pilu Kevin adalah kisah klasik anak muda Indonesia yang terhambat oleh kondisi ekonomi. Meskipun telah menyelesaikan pendidikan pada tahun 2023, ia tetap kesulitan mencari kerja karena tidak memegang ijazah asli.

“Berkali-kali saya sudah lolos seleksi awal di perusahaan, tapi saat diminta menunjukkan ijazah asli, saya tidak dapat memenuhinya sehingga dinyatakan tidak lolos,” tutur Kevin, Rabu 3 Desember 2025.

 

 

Ditebus Pemprov Banten 

Namun, Rabu 3 Desember 2025 menjadi hari yang mengubah jalan hidup Kevin. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, melalui Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Baznas, datang membawa kabar baik.

Dengan dana yang dikumpulkan dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten, sisa tunggakan Kevin dilunasi sepenuhnya.

Tim UPZ Baznas Banten, di bawah koordinasi Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, menyerahkan bantuan tersebut langsung ke pihak sekolah, membuat ijazah Kevin akhirnya bebas diambil.

Perwakilan UPZ Baznas Banten, Rona Apriyana, menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud kepedulian yang tulus dari pemerintah daerah.

"Kami berharap ini membuka kesempatan bagi Kevin untuk melanjutkan hidup dan segera mencari pekerjaan, membantu keluarga keluar dari hambatan ekonomi," ujar Rona.

Sejak lulus pada tahun 2023, Kevin tidak bisa mengambil ijazahnya karena total tunggakan biaya sekolah mencapai Rp10 juta. Meskipun orang tuanya telah mencicil sebagian, sisa tunggakan yang harus dilunasi masih sekitar Rp7,5 juta.

Pihak sekolah memberikan keringanan dan sisa pembayaran ini lah yang dilunasi oleh bantuan dari Pemprov Banten.

"Alhamdulillah, ijazah Kevin sudah bisa ditebus," kata Rona.

 

Siap Cari Kerja untuk Bantu Keluarga

Kini, dengan ijazah asli sudah di tangan, Kevin Ananda menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Ijazah yang dulu hanya sekadar dokumen tertahan, kini menjadi kunci pembuka pintu rezeki. 

Kevin berharap ia bisa segera mendapatkan pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarganya di Cipondoh.

"Terima kasih Pemprov Banten sudah bantu," katanya singkat.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill