Connect With Us

Kasus Tifoid pada Anak di Serang–Cilegon Tinggi, Dokter Minta Orang Tua Waspada

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 Desember 2025 | 12:53

Ilustrasi demam tifoid pada anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kasus demam tifoid pada anak tercatat masih menjadi masalah yang perlu diwaspadai. Terlebih, pada kawasan perkotaan dengan mobilitas yang padat seperti Serang-Cilegon. 

Secara umum, demam tifoid masih tergolong penyakit endemik di Indonesia. Berbagai penelitian memperkirakan angka kejadiannya mencapai ratusan kasus per 100.000 penduduk setiap tahun. 

Di Provinsi Banten, angka tersebut justru dilaporkan lebih tinggi dari rata-rata nasional. Dalam laporan penyakit menular, prevalensi tifoid di wilayah ini tercatat mencapai 2,24 persen, termasuk di Serang dan Cilegon. 

Tifoid merupakan infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penularannya berkaitan erat dengan konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi, air bersih yang tidak layak, serta sanitasi lingkungan dan kebersihan tangan yang kurang terjaga.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan karena sistem kekebalan tubuh yang belum matang, ditambah kebiasaan jajan di luar rumah yang sulit dikontrol.

Dokter Spesialis Anak Bethsaida Hospital Serang dr. Muhammad Aidil Ilham, Sp.A mengatakan x gejala tifoid pada anak sering kali tidak langsung dikenali lantaran disalahartikan sebagai sakit biasa seperti, demam berkepanjangan, gangguan pencernaan, hingga penurunan kondisi fisik. 

Akibatnya, banyak kasus baru tertangani setelah kondisi anak memburuk dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.

“Anak lebih mudah terpapar tifoid karena daya tahan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa. Kebiasaan jajan sembarangan, sering menyentuh banyak permukaan dan kemudian memasukkan tangan ke mulut, serta akses makanan dan air yang kurang higienis membuat risiko infeksi meningkat secara signifikan,” jelas dr. Aidil.

Menurutnya, peran orang tua dalam melakukan pencegahan sejak dini menjadi faktor yang perlu diperhatikan melalui pembiasaan pola hidup bersih, pemilihan makanan yang aman, serta kebiasaan mencuci tangan pada anak. 

Selain itu, vaksin tifoid juga dapat menjadi salah satu opsi pencegahan sesuai dengan anjuran dokter.

Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirtamulya menambahkan, Bethsaida Hospital Serang melalui Women & Children Center menyediakan layanan kesehatan anak yang mencakup pemeriksaan, konsultasi, edukasi, hingga perawatan rawat inap dengan pendekatan ramah anak. 

Layanan ini didukung oleh tenaga medis yang berpengalaman dalam menangani infeksi, gangguan pencernaan, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

“Kami berkomitmen agar anak-anak di Serang–Cilegon mendapatkan akses layanan kesehatan yang modern, aman, dan humanis, serta orang tua dapat merasa tenang dan didampingi dalam setiap proses perawatan,” tutup dr.Tirtamulya.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill