Connect With Us

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang menggelar vaksinasi rabies hewan peliharaan secara gratis di Mal Metropolis Townsquare, Cikokol, Kamis 3 Februari 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

Meski demikian, kasus ini berhasil ditangani hingga Banten dapat mempertahankan status Zero Case Rabies atau nol kasus selama 14 tahun berturut-turut.

​Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M. Tauchid, menyatakan angka laporan kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025 ini tergolong tinggi.

"Walaupun angka gigitan mencapai 1.362 kasus pada tahun 2025, dapat dtangani dengan baik melalui prosedur medis dan vaksinasi yang tepat," ujarnya, Senin 12 Januari 2026.

 

Strategi Jemput Bola

Agus menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari sistem surveilans yang ketat.

Strategi utama yang dijalankan adalah metode jemput bola, di mana petugas mendatangi langsung pemilik hewan untuk memberikan vaksinasi.

"Langkah perlindungan ini tidak hanya menyasar hewan peliharaan masyarakat, tetapi juga mencakup vaksinasi bagi petugas kesehatan hewan yang memiliki risiko tinggi terpapar," jelasnya.

 

Langkah Pencegahan

Meskipun mencatatkan angka nol kasus, masyarakat diminta tetap waspada mengingat populasi anjing dan kucing di lingkungan sekitar masih tinggi. Agus menekankan pentingnya tindakan pertama pasca-gigitan, berikut langkah-langkahnya:

  • Cuci luka dengan air mengalir dan sabun.
  • Segera melapor ke Rabies Center terdekat.
  • Pastikan hewan peliharaan divaksin secara rutin di klinik atau RS Hewan milik Distan Banten.

"Rabies memang sangat mematikan, tetapi 100 persen bisa ditangani dan disembuhkan jika mendapatkan tindakan medis yang cepat," tutup Agus.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill