Connect With Us

BPOM Temukan Makanan Mengandung Pewarna Tekstil di Pasar Modern Kabupaten Tangerang

Yudi Adiyatna, Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:00

BPOM melakukan sidak pemeriksaan sampel makanan di pasar modern Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Tangerang temukan makanan olahan yang mengandung pewarna tekstil saat Inspeksi mendadak (Sidak) di Supermarket dan Pasar modern, yang berada di Kabupaten Tangerang pada Kamis 26 Februari 2026.

‎Kepala Balai POM Tangerang Sony Mughofir mengatakan sidak ini dilakukan guna meningkatkan pengawasan pangan selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H. 

‎"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat, serta melindungi konsumen dari risiko paparan bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan," ujar Kepala Balai POM Tangerang Sony Mughofir. 

‎Soni menjelaskan, kegiatan pengawasan dilaksanakan di dua lokasi yaitu City Market dan Hypermart di Kabupaten Tangerang. 

Dalam sidak ini dilakukan uji sampel zat berbahaya yang sering disalahgunakan pada makanan yaitu Rhodamin B, Methanil Yellow, Boraks, dan Formalin.

Ada sebanyak 22 sampel makanan yang berada di City Market yang diuji  untuk mengetahui apakah ada makanan yang mengandung bahan berbahaya. 

‎"Dari 22 sampel pangan olahan yang diperiksa, 20 sampel memenuhi syarat. Namun terdapat 2 sampel yang diduga mengandung pewarna tekstil Rhodamin B, yaitu pada produk kue mangkok berwarna pink dan kue bolu kukus berwarna pink hijau," jelas Soni.

Adapun untuk makanan yang berada di Hypermart, sebanyak 9 sampel makanan diambil untuk dilakukan pemeriksaan. "Hasilnya, semua sampel memenuhi syarat," lanjutnya.

‎Soni menuturkan, pihaknya akan melakukan tindak lanjut berupa edukasi terkait keamanan pangan kepada pedagang yang menjual produk pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya. 

‎"Kita edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen pelaku usaha, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh pedagang untuk tidak menjual pangan, yang mengandung bahan berbahaya serta memastikan produk yang diperdagangkan aman bagi konsumen," tuturnya. 

‎Soni mengimbau kepada masyarakat agar lebih cermat dalam memilih pangan, khususnya selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri di mana permintaan pangan meningkat.

‎"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan tetap waspada terhadap bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, demi mewujudkan peredaran pangan yang aman dan bermutu di wilayah Kabupaten Tangerang," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Melanda Pabrik Pengolah BBM di Pasar Kemis

Kebakaran Melanda Pabrik Pengolah BBM di Pasar Kemis

Selasa, 14 April 2026 | 08:04

Insiden kebakaran terjadi di PT. Sanmaru Indo Energi, pabrik pengolahan bahan bakar minyak (BBM) di Kawasan Industri Pasar Kemis PDP, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Senin 13 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

NASIONAL
Akademisi Tangerang Sebut Polemik Ceramah JK di UGM Berlebihan, Publik Diminta Jangan Buru-buru Menilai

Akademisi Tangerang Sebut Polemik Ceramah JK di UGM Berlebihan, Publik Diminta Jangan Buru-buru Menilai

Selasa, 14 April 2026 | 13:48

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menilai tudingan penistaan agama terhadap Jusuf Kalla tidak memiliki dasar kuat dan cenderung berlebihan.

TANGSEL
Baznas Tangsel Target Salurkan Rp22 Miliar pada 2026, Benyamin: Harus Jelas Kemana Larinya

Baznas Tangsel Target Salurkan Rp22 Miliar pada 2026, Benyamin: Harus Jelas Kemana Larinya

Senin, 13 April 2026 | 18:10

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel untuk semakin transparan dalam mengelola dana umat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill