Connect With Us

PLN UID Banten Gandeng Kejari Kota Tangerang Kawal Tata Kelola Kelistrikan

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 13 Maret 2026 | 12:24

Penyerahan cinderamata untuk promosi penggunaan alat elektronik rumah tangga dari Manager PLN UP3 Serpong Beny Indra Praja (kanan), serta Manager PLN UP3 Cikokol Badruz Zaman (kiri) ke Kepala Kejari Kota Tangerang Muhammad Amin (tengah). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Cikokol dan UP3 Serpong menjalin koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang untuk mendukung tata kelola sektor ketenagalistrikan yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan program maupun operasional kelistrikan di wilayah Tangerang berjalan sesuai aturan, sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik dan iklim investasi.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang itu dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Muhammad Amin, bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Puguh Raditya Aditama.

Dari pihak PLN, hadir Manager PLN UP3 Cikokol Badruz Zaman, serta Manager PLN UP3 Serpong Beny Indra Praja, didampingi jajaran manajemen.

Muhammad Amin menilai sinergi antara kejaksaan dan PLN peru dilakukan agar penyelenggaraan sektor ketenagalistrikan tetap berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan program ketenagalistrikan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Badruz Zaman menyebut kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan seluruh kegiatan operasional maupun pengembangan kelistrikan dijalankan dengan prinsip Good Corporate Governance.

“Pendampingan hukum menjadi penguat bagi PLN dalam menjalankan program secara tertib, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Badruz.

Senada disampaikan Beny Indra Praja. Menurutnya, sinergi antarlembaga dibutuhkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah pertumbuhan kebutuhan energi yang terus meningkat di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap seluruh program kelistrikan dapat berjalan sesuai ketentuan, menjaga kepercayaan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang dan sekitarnya,” ujarnya.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menambahkan, kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

“PLN terus mendorong sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan, sebagai upaya menjaga integritas, kepastian hukum, serta memastikan pelayanan kelistrikan dapat berjalan andal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Joharifin.

KOTA TANGERANG
Susunan Acara Festival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang, Ada Lomba Islami ala Pesantren Berhadiah Puluhan Juta

Susunan Acara Festival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang, Ada Lomba Islami ala Pesantren Berhadiah Puluhan Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:44

Festival Maulid Nusantara 7 siap kembali digelar di Kota Tangerang dengan konsep yang lebih semarak.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill