Connect With Us

Rp374 Miliar APBD Banten 2011 Tak Terserap

| Kamis, 26 Juli 2012 | 19:59

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)


 
Reporter : Fuad Budi

SERANG- APBD Banten tahun 2011 mencapai Rp3,9 triliun. Dari nilai APBD sebesar itu, anggaran yang tidak terserap oleh Pemerintah Provinsi Banten atau Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD 2011 masih mencapai Rp374,84 miliar.
 
Dari data yang dihimpun, ternyata terdapat beberapa instansi yang tidak mampu menyerap semua anggaran yang diperolehnya, seperti silpa anggaran dewan yang terdapat pada Sekretariat Dewan (Setwan) Banten mencapai Rp18,07 miliar, yang merupakan silpa yang terbesar.
 
Berdasarkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan (LPP) APBD Banten 2011, anggaran yang diperoleh Setwan Rp121,08 miliar, terserap Rp103,01 miliar atau tersisa Rp18,07 miliar. 
 
Sementara Dinas Pendidikan dari alokasi Rp202,78 miliar terserap Rp190,85 miliar atau tersisa Rp11,93 miliar, Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman dari alokasi Rp316,36 miliar terserap Rp309,29 miliar atau tersisa Rp7,07 miliar.
 
Selanjutnya, Dinas Bina Marta dan Tata Ruang (DBMTR) dari alokasi Rp378,54 miliar terealisasi Rp371,63 miliar atau tersisa Rp6,91 miliar, dan Dinas Kesehatan dari alokasi anggaran Rp265,85 miliar, terserap Rp259,91 miliar atau tersisa Rp5,94 miliar.
 
Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin tidak menampik sisa anggaran yang besar di Sekretariat DPRD Banten.
 
Menurutnya, hal itu terjadi karena tugas pengawasan yang dilakukan komisi tidak terlaksana. “Ada beberapa tugas pokok anggota Dewan yang tidak terlaksana. Salah satunya, tugas pengawasan yang dilakukan komisi,” kata Aeng .
 
Silpa Rp18,07 miliar di Sekretariat DPRD Banten, terbesar diantaranya berasal dari kegiatan peningkatan kemampuan dan profesionalitas pimpinan serta anggota DPRD Rp8,17 miliar, kegiatan penyusunan dan persetujuan raperda Rp4,45 miliar.
 
 Selanjutnya, kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Rp2,11 miliar dan kegiatan fasilitasi rapat DPRD Banten Rp1,45 miliar.
 

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill