Connect With Us

Jepang Bangun Mall di Serpong

Dira Derby | Minggu, 25 Agustus 2013 | 15:18

Ground Breaking AEON Mall di Serpong (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Meski telah banyak pusat perbelanjaan (mall) di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Tak menyurutkan Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terbesar,  kembali membangun mall. Kali ini, Sinar Mas Land atau yang lebih terkenal dengan BSD City meluncurkan mall bergaya Jepang, yakni AEON Mall.

Sinarmas Land pun menggandeng AEON yang merupakan pengembang dan operator pusat perbelanjaan di Jepang. Mall megang yang dirancang untuk mampu menampung 190 tenant itu akan dibangun di kawasan seluas 10 hektare yang terletak di BSD City.

Mall tersebut diharapkan akan rampung dan beroperasi pada akhir 2014 mendatang," ujar Michael Widjaya, Group CEO Sinar Mas Land usai  ground breaking Sabtu (24/08).

Kehadirin AEON mall BSD City menurut Michael akan menjadi salah satu pusat perbelanjaan untuk pertama kalinya di Indonesia ada mall yang bergaya Jepang dengan menyediakan beragam fasilitas dengan barang-barang yang hampir seluruhnya berasal dari Jepang.

Jadi bagi yang kangen ke Jepang, cukup terobati kangennya ke negeri sakura saat berada difamily mall yang tenant-nya menjual berbagai produk dari Internasional brand. Cukup ke mall ini," ujarnya.

Mall yang terdiri dari empat lantari dengan area parkir atap dan bawah tanah itu akan bisa menampung lebih dari 27.000 unit mobil dan 2.300 sepeda motor."Sinarmas Land memiliki saham 33 % di mal ini, sisanya AEON,"terangnya.

Lebih jauh menurut dia, AEON Mall BSD City diharapkan tidak hanya mampu menjadi mall yang mampu menjadi tempat berkumpul bagi komunitas Jepang di Indonesia, terutama yang berada di Selatan Jakarta. Namun, juga diharapkan akan menjadi salah satu pusat kebudayaan Jelang di Indonesia. "Dimana bisa menjadi interaksi pertukaran budaya kedua Negara," tuturnya.

Kehadirian AEON mall di BSD City juga diharapkan melengkapi fasilitas perbelanjaan di BSD City.  Sementara itu, CEO AEON Mall Soichi Okazaki mengatakan, pihaknya senang bekerjasama dengan Sinar Mas Land untuk menghadirkan AEON Mall di BSD City.

"Dengan total investasi US$ 200 juta, kami yakin mall ini akan berkembang pesat serta memiliki prospek yang menjanjikan,"ujarnya.

Soichi Okazaki mengatakan, AEON mall telah berdiri di empat Negara itu, yakni Cina, Kamboja, Vietnam dan Malaysia. Dan, dirinya yakin Indonesia adalah Negara yang aman untuk berinvestasi, karena riset pihaknya , Indonesia adalah nomor satu tujuan untuk berinvestasi."Kami tidak akan terpengaruh meski mall ini dibangun menjelang Pemilu. Kami ready,"tutupnya.


KAB. TANGERANG
Akibat Isu BBM Naik, Pengemudi Ojol Tangerang Rela Antre 45 Menit di SPBU

Akibat Isu BBM Naik, Pengemudi Ojol Tangerang Rela Antre 45 Menit di SPBU

Selasa, 31 Maret 2026 | 23:00

Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

Senin, 30 Maret 2026 | 20:51

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya belum menyiapkan kebijakan khusus terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga BBM nonsubsidi diperkirakan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TEKNO
Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:16

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill