Connect With Us

Jamu Bahenol, Bisnis Baru Buatan Anak Muda Tangerang

Redaksi | Jumat, 23 April 2021 | 10:38

Jamu Bahenol (TangerangNews / Anisa Dewi Apriliani & Melfa Yetti Fathur Rohman)

 

TANGERANGNEWS.com-Seiring berkembangnya zaman, saat ini telah banyak ditemui obat konvensional dan minuman-minuman kekinian yang menyebabkan jamu tradisional jarang ditemui.

 

Lain halnya dengan Chantika, walaupun di usianya yang masih muda ia justru berinisiatif untuk mulai berbisnis jamu tradisional.

Bisnis yang dijalankan oleh Chantika bermula pada saat masa pandemi, karena ia merasa bosan di rumah dengan kegiatannya yang itu-itu saja.

 

“Sebenarnya bisnis Jamu Bahenol ini dimulai tanpa sengaja, niatnya hanya untuk mengisi waktu luang" ujarnya, Jumat (23/4/21).

Jamu Bahenol saat ini memiliki beberapa varian, yaitu kunyit asem, lemon sereh, beras kencur dan bir plethok dengan ukuran botol 350 ml dan 600 ml, dibandrol dengan harga Rp7.000 - Rp13.000.

"Jualannya melalui Whatsapp, Instagram, Facebook, dan kalau ada bazar suka ikut," tambahnya.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill