Tempat kejadian perkara tewasnya Warga Negara Asing di kediamannya, Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Penemuan jasad pasangan suami istri beda negara di Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, membuat heboh warga di sekitar lokasi.
Sang suami bernama Kurt, yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Jerman ditemukan tewas bersimbah darah.
Sedangkan sang istri bernama Naomi yang merupakan warga negara indonesia (WNI), tewas usai mendapat perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Berdasarkan luka bacok yang terdapat pada tubuh korban, diduga kuat keduanya telah menjadi korban pembunuhan.
Sekuriti setempat, Lukman Hakim menyebut, sesaat sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan, kedua korban sempat menjamu tamu.
"Menerima tamu, betul. Kalau titik tamu yang disorot yang semalam saja," ujar Lukman saat di lokasi, Sabtu (13/3/2021).
Namun tiba-tiba, kata Lukman, pihaknya baru menemui jasad korban dengan kondisi berlumur darah, saat mendapat laporan dari salah satu warga.
"Kalau kejadiannya ketahuan infonya semalam. Korban sudah ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam (rumah)," tuturnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.
Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""