Tempat kejadian perkara tewasnya Warga Negara Asing di kediamannya, Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Penemuan jasad pasangan suami istri beda negara di Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, membuat heboh warga di sekitar lokasi.
Sang suami bernama Kurt, yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Jerman ditemukan tewas bersimbah darah.
Sedangkan sang istri bernama Naomi yang merupakan warga negara indonesia (WNI), tewas usai mendapat perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Berdasarkan luka bacok yang terdapat pada tubuh korban, diduga kuat keduanya telah menjadi korban pembunuhan.
Sekuriti setempat, Lukman Hakim menyebut, sesaat sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan, kedua korban sempat menjamu tamu.
"Menerima tamu, betul. Kalau titik tamu yang disorot yang semalam saja," ujar Lukman saat di lokasi, Sabtu (13/3/2021).
Namun tiba-tiba, kata Lukman, pihaknya baru menemui jasad korban dengan kondisi berlumur darah, saat mendapat laporan dari salah satu warga.
"Kalau kejadiannya ketahuan infonya semalam. Korban sudah ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam (rumah)," tuturnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.
Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""