Connect With Us

Yuk, Cicipi Kenikmatan Kopi Nusantara di SMS

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 Juni 2021 | 23:05

Booth Kopi Craft Indonesia yang berlokasi di Summarecon Mall Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu Juni 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bagi para pecinta kopi di Tangerang yang hendak merasakan langsung cita rasa kopi nusantara, segera datang ke Kopi Craft Indonesia yang digelar di Summarecon Mall Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Dalam even ini, pengunjung tak hanya sekedar dapat menikmati, namun juga dapat melihat proses kopi dari bibit hingga jadi secangkir kenikmatan kopi khas Indonesia. 

Setidaknya ada 60 lebih tenant yang terdiri dari petani, pengrajin sampai penjual atau kafe kopi kekinian yang mengisi pameran Kopi Craft Indonesia tersebut.

Bila mendatangi Circle dan Broadway Stage di mal tersebut, pengunjung akan menemukan berbagai jenis usaha olahan beserta mesin kopinya. 

"Diantaranya First Crack Coffee, Otten Coffee, Santino, Excelso, Anomali, Dante, Klasik Beans, Titik Temu, dan masih banyak lagi," tutur Tommy L, Center Director Summarecon Mall Serpong, Minggu Juni 2021.

Booth Kopi Craft Indonesia yang berlokasi di Summarecon Mall Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu Juni 2021.

Para pengunjung bisa juga menikmati manual brewing di beberapa gerai tenant. Seperti kopi Flores Bajawa dan kopi Kerinci disuguhkan dengan V60, harga kopi yang ditawarkan di area ini Rp 20.000 - Rp 40.000. 

Kalau mau tahu banyak tentang biji kopi, bisa mampir ke gerai Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) ada beragam tahapan pengolah biji kopi, seperti Red cherry coffee, green beans, rosted beans dan beragam minuman kopi yang bisa dicicipi secara gratis.

Booth Kopi Craft Indonesia yang berlokasi di Summarecon Mall Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu Juni 2021.

Lalu, beranjak ke Stage Atrium Forum, pameran tersebut berisi cara pengolahan kopi. Pengunjung akan disuguhi pengolahan kopi mulai dari bibit, seperti contoh gabah kopi di hari pertama, hingga menjadi tunas atau bibit kopi di hari ke 65.

Acara semakin seru dengan diisi nonton bareng film dokumenter Legacy of Java. Film karya Budi Kurniawan ini menceritakan kehidupan petani kopi di tanah Jawa, seperti di Gunung Puntang, Banjaran hingga petani kopi di Wonosobo Jawa Tengah. 

Lengkap dengan bagaimana memanen kopi, serta kopi menjadi penggiat ekonomi rakyat yang ternyata banyak juga digerakan oleh petani milenial. Hingga akhirnya bisa sampai ke hilir, sampai ke penikmatnya. 

"Bagaimana ketika saya ke Amerika, para penikmat kopi di sana ketika ditanya 'Kopi Indonesia' mereka langsung sebut Java. Ternyata seterkenal itu kopi Jawa di sana," tutur Budi.

Budi berharap agar pemutaran film itu tidak hanya dapat mengedukasi masyarakat tentang kopi asli Indonesia, tetapi juga mampu mendekatkan manusia dengan alam. (RAZ/RAC)

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill