Connect With Us

Bumbu Ini Bikin Masak Kari Jepang Lebih Praktis

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Januari 2022 | 13:31

PT House And Vox Indonesia menyediakan Kari ala Jepang, bumbu saus padat yang sudah memiliki rasa gurih. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Masakan Jepang telah menjamur di Indonesia. Namun masyarakat lebih sering menyantapnya di restoran atau rumah makan, dibanding memasak sendiri. Pasalnya, selain belum familiar dengan bahan-bahannya, belum banyak juga bumbu praktis yang tersedia di pasaran.

Melihat peluang itu, PT House And Vox Indonesia menghadirkan House Kari ala Jepang, bumbu saus padat yang sudah memiliki rasa gurih, sehingga tidak perlu menambahkan garam atau penyedap rasa lainnya karena sudah memiliki cita rasa kari jepang yang enak dan mild.

Keistimewaan House Kari ala Jepang sendiri adalah bumbu kari blok atau biasa disebut kari roux ini mudah untuk digunakan dalam memasak sehari-hari.

Selain itu, tektur kuah kental yang dihasilkan tidak mengandung santan, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Tetsufumi Koda, Direktur PT House And Vox Indonesia mengatakan House Foods, produsen Kari Roux, telah mengubah budaya makanan secara revolusioner dengan berbagai cara sejak lahirnya menu kari di Jepang.

Hingga akhirnya House Foods menghadirkan kari Jepang ke Indonesia pada tahun 2016 melalui PT House & Vox Indonesia. House Kari ala Jepang merupakan produk kari roux Jepang pertama di Indonesia dengan sertifikasi Halal MUI.

“Saya berharap masyarakat Indonesia dapat menikmati keragaman makanan dengan produk kami,” katanya melalui siaran pers, Rabu 26 Januari 2022.

Chef Profesional Theodorus Setyo merasa bahwa seluruh masyarakat harus mengetahui mengenai kari blok ini dikarenakan sangat praktis, mudah didapat sert aharganya yang terjangkau.

“Kari roux ini sangat praktis, bisa memangkas waktu preparation dalam memasak lebih dari 60 persen waktu preparation, sehingga bisa lebih cepat menghidangkan makanan untuk orang tersayang dan keluarga,” tambahnya.

House Kari ala Jepang yang tersedia dalam kemasan 935g dan 300g ini tidak hanya di pasarkan di Indonesia, namun juga menyebar ke beberapa negara tetangga seperti SIngapura, Malaysia, Brunei dan Dubai.

Target pasar untuk produk ini awalnya mengarah ke Horeca (Hotel, Resto & Cafe) dengan kemasan 935g yang dapat disajikan untuk 50 porsi. Pada tahun 2020, kemasan 300g sudah hadir di retail dan dapat ditemukan di berbagai supermarket atau e-Commerce Indonesia.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TANGSEL
Pemkot Tangsel Kerahkan Pasukan Ngider Sehat Sisir Stunting Sampai ke Gang Sempit

Pemkot Tangsel Kerahkan Pasukan Ngider Sehat Sisir Stunting Sampai ke Gang Sempit

Selasa, 23 Juni 2026 | 20:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) semakin agresif dalam menekan angka stunting, dengan memperkuat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kader kesehatan, hingga layanan kesehatan berbasis masyarakat

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

KOTA TANGERANG
Kejurnas Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang Resmi Jadi Seri Nasional FPTI

Kejurnas Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang Resmi Jadi Seri Nasional FPTI

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:50

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang yang akan berlangsung pada 24-28 Juni 2026 resmi masuk agenda Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sebagai Climbing National Series 1.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill