Connect With Us

Bertahan 20 Tahun, Kue Kering Dewi Cake di Tangerang Kini Beromzet Ratusan Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Maret 2022 | 15:50

Dewi Cake, salah satu produsen kue kering terlama di Kota Tangerang. (@TangerangNews / tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Dewi Cake, salah satu produsen kue kering terlama di Kota Tangerang masih mampu bertahan. Bahkan kini keuntungannya sudah mencapai ratusan juta rupiah.

Owner Dewi Cake, Anton Sutianto mengatakan ia sudah menjalani usaha ini sejak 20 tahun lalu. Mulai dari jumlah yang sedikit hingga sekarang bisa mencapai 2000 dus kue kering.

"Dulu awal-awal kami produksi hanya sedikit. Lalu, ada pelanggan salah satu guru dari SMP 2 Tangerang. Akhirnya dari mulut ke mulut promosi kue kami dan Alhamdulilah sekarang sudah banyak pesanan tiap harinya," ujarnya, Kamis 10 Maret 2022.

Saat ini omzet per bulannya, Anton bisa mengantongi hingga Rp300 juta rupiah, khususnya pada hari raya Idul Fitri. Untuk saat ini, ia memiliki 18 pegawai dan beberapa merupakan masyarakat sekitar rumahnya.

“Kalau Idul Fitri sampai Rp300 juta dalam sebulan. Untuk Natal dan Imlek bisa di angka Rp50-60 juta. Pegawai kami juga rata-rata warga sekitar, jadi kami berdayakan juga untuk membantu perekonomian mereka," katanya.

Kue kering unggulan milik Dewi Cake adalah nastar. ia membuat kue nastar itu menggunakan selai nanas murni buatan sendiri sendiri tanpa bahan-bahan pengawet dan pengganti lainnya. Dalam sehari, ia menghabiskan 300 buah nanas untuk dibuat jadi selai.

“Jadi, kami murni menggunakan buah nanas. Tapi, ini agak sedikit sulit untuk penyimpanan karena semua bahan alami dan dengan isian yang basah, jadi hanya tahan sekitar dua bulan," tutur Anton.

Anton berpesan, dalam menjalani usaha jangan pernah lupa untuk bersedekah terutama kepada anak yatim. Dengan bersedekah, akan banyak yang mendoakan dan usaha yang dijalani menjadi berkah.

Untuk memesan atau menjadi reseller di Dewi Cake, dapat mengunjungi Jalan Sutopo nomor 40 atau dapat menghubungi 0812-8314-8817.

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill