8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TANGERANGNEWS.com-Eka Hospital Group mengakuisisi tiga rumah sakit (RS) yang berlokasi di Jakarta untuk menjangkau kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Adapun ketiga RS tersebut adalah RS Ibu dan Anak (RSIA) Grand Family di Pantai Indah Kapuk (PIK), RS Family di Pluit, dan RS Medika Permata Hijau di Jakarta Selatan.
Direktur Sales Eka Hospital Group Octdy Hendrawan menjelaskan akuisisi tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan ekosistem rumah sakit yang lebih mudah diakses masyarakat.
Hal ini juga merupakan target Eka Hospital yang hendak mengembangkan 13 RS dalam 3 tahun ke depan.
"Kebanyakan RS kita di Tangerang, Bekasi, Cibubur tipe B. Kita cari RS yang bisa diakses masyarakat lebih gampang, jadi cari RS tipe C," ujarnya di RSIA Grand Family PIK, Rabu 10 Mei 2023.
Selain itu dipilihnya RSIA Grand Family untuk diakuisisi karena trendnya sedang bagus, di mana sangat dibutuhkan masyarakat mulai dari kehamilan, kelahiran hingga anak tumbuh besar.
"Bicara secara bisnis, RS ibu dan anak itu bagus. RSIA Grand Family ini RS ibu dan anak pertama yang diakuisisi Eka Hospital," tambah Octdy.
Dengan akusisi tersebut, kini Eka Hospital telah hadir di tujuh lokasi yakni di Bumi Serpong Damai (BSD), Pekanbaru, Cibubur Kota Wisata, Bekasi Harapan Indah, RSIA Grand Family PIK, RSIA Family Pluit dan RS Medika Permata Hijau.
Rencana ke depan, RSIA Grand Family PIK akan dilakukan peremajaan, memaksimalkan USG 4D dan pengembangan program bayi tabung.
Sedangkan untuk rebranding RS, Octdy mengaku belum ke tahap tersebut karena masih memproses akreditasi.
"Mengenai rebranding ada momennya. Tidak bisa tiba-tiba ganti nama, itu pasti tapi ada momen tertentu," jelasnya.
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TODAY TAGSerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen
Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews