Connect With Us

Redo Luncurkan Revok50, Solusi Anti Aging Tanpa Operasi

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Mei 2024 | 22:49

Redo Marketing Indonesia meluncurkan Revok50, skin booster asal Italia untuk perawatan anti aging di Grand Ballroom Langham Hotel, Jakarta, Selasa 21 Mei 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Redo Marketing Indonesia, distributor produk estetika medis terkemuka di Indonesia meluncurkan Revok50, skin booster generasi terbaru.

Produk inovatif asal Italia ini memungkinkan individu untuk mencapai tujuan estetika yang mereka inginkan dengan perawatan yang aman, efektif dan tanpa operasi.

John Teh, Direktur Penjualan Redo Marketing Indonesia mengatakan Revok50 adalah perawatan injeksi yang diformulasikan dengan asam hialuronat konsentrasi tinggi dancampuran asam amino unik.

"Kami sangat senang memperkenalkan Revok50 ke pasar Indonesia," katanya saat Grand Launching Revok50 di Grand Ballroom Langham Hotel, Jakarta, Selasa 21 Mei 2024.

Kombinasi formulasi unik ini bekerja efektif untuk merangsang produksi kolagen, meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit, mengurangi kerutan dan garis halus, memulihkan volume yang hilang akibat faktor penuaan, serta mencapai kulit yang awet muda dan bercahaya.

"Revok50 menawarkan solusi non-bedah bagi orang Indonesia yang ingin melawan tanda-tanda penuaan dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan yang diberikan melalui suntikan," ujar John.

Menurut John, Revok50 sudah telah mendapat izin sebagai alat kesehatan (alkes) dari Kemeterian Kesehatan RI. Produk ini juga sudah tersedia di berbagai klinik kecantikan di kota-kota besar, dengan range harga kisaran Rp5-8 juta per treatment.

"Revok50 harganya relatif lebih murah dibanding produk-produk yang sudah ada sebelumnya. Di Jakarta ada beberapa klinik besar pakai seperti Beauty District, ESME Aesthetic, Quick Glam. Di Jawa Tengah ada Norma Aesthetic, Surabaya ada Laluna, ada juga di Medan dan Palembang," jelasnya.

Sementara itu, Dokter Estetika dr. Rudy Haryono mengatakan perawatan menggunakan Revok50 bisa dilakukan satu bulan sekali. Hasil terlihat optimal dengan tiga hingga sampai kali treatment.  

"Satu kali treatment pun sudah terlihat hasilnya, lalu diulang 6 bulan setelahnya. Setiap kali kita menyuntikkan ada improvement seperti pori-pori lebih kecil, kulit lebih halus dan glowing, terlihat lebih muda," jelasnya.

Rudy menyarankan treatment dengan Revok50 mulai dari usia 25 tahun. Sebab di usia tersebut, produksi kolagen mulai menurun. "Semakin tambah usia, produksi kolagen akan menurun 1 persen, pada usia 40-an menurun sampai 25 persen. Jadi disarankan mulai dari 25 tahun," ujarnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill