Connect With Us

Temu Si 'Aplikasi Pembunuh UMKM' Mulai Mendunia, Amazon Dibuat Ketar Ketir

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 15 November 2024 | 13:16

Ilustrasi raksasa e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Aplikasi e-commerce asal China semakin agresif merambah pasar global, yakni Temu yang berada di bawah naungan PDD Holdings, serta Shein. 

Di Indonesia, dua aplikasi ini sudah dilarang karena dianggap berpotensi mengancam kelangsungan UMKM lokal. 

Pasalnya, Temu dan Shein dikenal dengan strategi penjualan barang-barang murah yang langsung dikirim dari pabrik ke konsumen tanpa perantara.

Model bisnis yang diusung oleh Temu dan Shein terbukti sangat efektif dalam menarik konsumen, terutama generasi muda. 

Berdasarkan laporan dari firma intelijen Appfigures, Temu menjadi aplikasi paling banyak diunduh oleh Gen Z di Amerika Serikat, khususnya untuk rentang usia 18-24 tahun. 

Gen Z dikenal sebagai generasi yang berpengaruh besar dalam menentukan tren saat ini, sehingga dominasi Temu di kalangan mereka menjadi ancaman nyata bagi pemain e-commerce raksasa lainnya seperti Amazon.

Tidak tinggal diam, Amazon pun merespons persaingan ini dengan meluncurkan layanan baru bernama 'Amazon Haul'. 

Layanan ini menawarkan berbagai produk dengan harga yang sangat terjangkau, di bawah US$20 (sekitar Rp 317.000). 

Bahkan, beberapa produk bisa didapatkan dengan harga kurang dari US$10 (sekitar Rp 158.000), dan ada juga barang-barang seharga hanya US$1 (sekitar Rp 15.800). 

CEO Amazon Andy Jassy mengatakan, penurunan harga ini dilakukan sebagai strategi untuk merespons tren belanja konsumen yang kini lebih fokus pada produk murah dan kebutuhan pokok. 

"Kami melihat pelanggan mulai beralih ke barang dengan harga lebih rendah, serta membeli lebih banyak kebutuhan dasar," ujar Jassy dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat, 15 November 2024.

Untuk mempermudah akses ke produk-produk murah ini, Amazon telah menambahkan fitur 'Haul' pada aplikasinya. 

Pengguna di Amerika Serikat dapat menemukan fitur ini dengan melakukan pembaruan ke versi terbaru dari aplikasi Amazon. Layanan ini diharapkan bisa menjadi senjata Amazon dalam menghadapi gempuran dari e-commerce asal China yang menawarkan harga super murah.

Seperti diketahui, model bisnis factory-to-consumer yang memotong rantai distribusi dari dua aplikasi tersebut mampu menawarkan harga yang sulit ditandingi oleh UMKM lokal maupun raksasa e-commerce seperti Amazon. 

Tidak heran jika keduanya kini dianggap sebagai 'pembunuh UMKM' oleh beberapa kalangan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

SPORT
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Minggu, 27 September 2026 | 21:16

Gelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill