Connect With Us

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Ilustrasi Mie Sedaap (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial. 

Bahkan, kebijakan tersebut ramai dikaitkan dengan momen Ramadan dan menjelang Lebaran, bahkan muncul dugaan langkah itu untuk menghindari kewajiban pembayaran THR.

Mengenai itu, Human Resources & General Affairs PT KAS Peter Sindaru mengatakan, penyesuaian tenaga kerja tersebut dilakukan murni karena faktor operasional.

"Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar. Penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan," ujar Peter, Senin, 23 Februari 2026, dikutip dari CNBC Indonesia.

Ia menjelaskan, perusahaan menggunakan skema kerja sama dengan penyedia tenaga kerja untuk mengantisipasi lonjakan produksi. Ketika permintaan menurun, jumlah pekerja tambahan tersebut ikut disesuaikan.

"Mekanisme ini merupakan praktik umum dalam industri manufaktur dan telah dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Lanjut Peter, kebijakan tersebut tidak ditetapkan berdasarkan waktu tertentu, termasuk bulan Ramadan.

"Perusahaan tidak menetapkan kebijakan ini berdasarkan momentum atau bulan tertentu. Keputusan diambil dengan mempertimbangkan dinamika pasar, kebutuhan operasional, serta perencanaan produksi yang dapat berubah dari waktu ke waktu," jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi manajerial untuk menjaga stabilitas perusahaan secara keseluruhan.

"Penyesuaian ini merupakan bagian dari langkah manajerial yang dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku, bukan karena adanya momen tertentu seperti Ramadan," tegas Peter.

Manajemen juga memastikan komunikasi dengan para pekerja dan pemangku kepentingan tetap dilakukan guna menjaga hubungan industrial yang harmonis.

"Perusahaan senantiasa berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan yang sesuai regulasi yang berlaku serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan telah melakukan koordinasi dan mediasi antara pekerja dengan manajemen perusahaan. Hasilnya, ia menyebut perusahaan sepakat menghentikan PHK.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mie Sedaap dan didapatkan hasil bahwa pihak Mie Sedaap akan segera menyetop PHK yang terjadi, dan pihak Mie Sedaap juga berjanji tidak akan ada PHK-PHK di Mie Sedaap lagi," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, dikutip dari Okezone. 

Ia menilai, kebijakan PHK tidak semestinya terjadi pada bulan puasa dan menjelang Idulfitri.

"Saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja, sehingga ya kita sama-sama berpuasa dengan tenang dan menghadapi Lebaran dengan tenang," pungkasnya.

Sebagai informasi, PT Karunia Alam Segar merupakan anak usaha dari Wings Group yang memproduksi berbagai makanan dan minuman instan sejak 1948.

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill