Connect With Us

Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 24 April 2026 | 12:32

Sepatu Nike yang diproduksi PT Pratama Abadi Serpong Utara di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.

Chief Operating Officer Nike Venkatesh Alagirisamy menjelaskan, langkah tersebut diambil untuk menyederhanakan struktur organisasi, khususnya pada lini teknologi yang tersebar di sejumlah kawasan.

Langkah ini melanjutkan kebijakan serupa yang dilakukan sebelumnya. Pada awal tahun, perusahaan telah lebih dulu menghapus ratusan posisi dalam rangka mempercepat penggunaan sistem otomatis.

Di sisi lain, respons pasar terhadap kabar tersebut cenderung terbatas. Pergerakan saham Nike hanya mengalami kenaikan tipis setelah perdagangan, sementara dalam kurun beberapa tahun terakhir nilainya justru mengalami penurunan signifikan. 

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan dari kompetitor seperti On, Hoka, dan Anta yang agresif memperluas pasar.

Di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill, perusahaan tengah mencoba mengarahkan kembali strategi bisnisnya ke produk-produk inti di sektor olahraga. 

Fokus diarahkan pada kategori seperti lari dan sepak bola, disertai upaya menghadirkan inovasi produk.

Namun, tekanan terhadap kinerja keuangan masih terasa. Perusahaan disebut harus memberikan potongan harga untuk menghabiskan stok lama, sementara produk baru belum sepenuhnya mampu menjaga stabilitas permintaan.

Salah satu lini produk yang mencatat hasil positif adalah Nike Vomero 18, yang mampu membukukan penjualan sekitar US$100 juta dalam waktu singkat setelah diluncurkan.

Meski begitu, proyeksi ke depan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Penjualan pada kuartal berjalan diperkirakan mengalami penurunan, termasuk di pasar China yang justru diprediksi terkontraksi cukup dalam.

Analis dari Morningstar David Swartz menilai kondisi ini menandakan pemulihan perusahaan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. 

"Nike seharusnya sudah lebih jauh dalam pemulihannya sekarang," ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia.

Serupa disampaikan analis M Science Drake MacFarlane yang menyebut keputusan tersebut sebagai sudah banyak diperkirakan sebelumnya.

Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan dampak finansial dari langkah efisiensi tersebut. 

Ke depan, Nike berencana merapikan rantai pasok dan memusatkan operasional teknologi di dua titik utama, yakni kantor pusat di Amerika Serikat dan pusat pengembangan di India.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill