Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANG-AEON Mall pusat perbelanjaan pertama miliki Jepang langsung mencuri perhatian pengunjung. Hal itu setidaknya terlihat pada hari ini, sesaat setelah resmi buka.
Kepadatan di dalam mall tersebut sangat terasa sekali, bahkan banyak yang tidak mendapatkan lokasi parkir. Pengelola pun akhirnya meminta kepada Sinarmas Land untuk membuka lahan kosong sementara untuk dijadikan lahan parkir.
"Sejak dibuka langsung ramai. Kita juga diminta sediakan lahan kosong untuk parkir sementara," ujar Panji Himawan Head of Corporate Comunication Sinarmas Land.
Benar saja, ketika wartawan masuk ke dalam mall. Nyaris semua toko tak ada yang dalam keadaan sepi pengunjung. Apalagi pada food carnival, tak ada tempat dan restoran yang sepi. Salah seorang pengunjung Indra Ramadhan mengatakan, dirinya mengetahui kalau AEON hari ini akan dibuka usai membaca berita. "Jelas saya penasaran, saya bawa keluarga. Karena katanya kan unik ya serba Jepang banget," kata warga BSD tersebut.

Setelah melihat langsung, Indra mengakui memang ada ciri khas khusus pada AEON yang tak bisa disamakan dengan pusat perbelanjaan lain. "Banyak orang Jepang di sini, terus bangunan serta serba serbi Jepang juga ada di sini seperti bunga Sakura dan yang lainnya," tuntasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGPemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi mengoperasikan 5.000 titik internet gratis yang tersebar di berbagai ruang publik dan fasilitas ibadah.
Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov) memastikan kesiapan operasional pintu air otomatis di Bendung Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang untuk pengendali banjir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews