Connect With Us

AEON Mall Disambut Pengunjung

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Mei 2015 | 15:07

AEON Mall langsung disambut pengunjung. (Dira derby / Tangerangnews)

TANGERANG-AEON Mall pusat perbelanjaan pertama miliki Jepang langsung mencuri perhatian pengunjung. Hal itu setidaknya terlihat pada hari ini, sesaat setelah resmi buka. 

Kepadatan di dalam mall tersebut sangat terasa sekali, bahkan banyak yang tidak mendapatkan lokasi parkir. Pengelola pun akhirnya meminta kepada Sinarmas Land untuk membuka lahan kosong sementara untuk dijadikan lahan parkir.

"Sejak dibuka langsung ramai. Kita juga diminta sediakan lahan kosong untuk parkir sementara," ujar Panji Himawan Head of Corporate Comunication Sinarmas Land

Benar saja, ketika wartawan masuk ke dalam mall. Nyaris semua toko tak ada yang dalam keadaan sepi pengunjung. Apalagi pada food carnival, tak ada tempat dan restoran yang sepi.  Salah seorang pengunjung Indra Ramadhan mengatakan, dirinya mengetahui kalau AEON hari ini akan dibuka usai membaca berita. "Jelas saya penasaran, saya bawa keluarga. Karena katanya kan unik ya serba Jepang banget," kata warga BSD tersebut. 

Aeon

Setelah melihat langsung, Indra mengakui memang ada ciri khas khusus pada AEON yang tak bisa disamakan dengan pusat perbelanjaan lain. "Banyak orang Jepang di sini, terus bangunan serta serba serbi Jepang juga ada di sini seperti bunga Sakura dan yang lainnya," tuntasnya. 

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

KOTA TANGERANG
Biaya Rekonstruksi Jalan Strategis di Kota Tangerang Capai Rp69 Miliar

Biaya Rekonstruksi Jalan Strategis di Kota Tangerang Capai Rp69 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:05

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill