Connect With Us

Pasha Ungu Divonis 10 Bulan

| Jumat, 19 Maret 2010 | 23:27

Pasha Ungu (tangerangnews / internet)


TANGERANGNEWS- Pasha, vokalis grup band Ungu, divonis bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 10 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan atas kasus penganiyaan terhadap mantan isterinya Okie Agustina Sofyan.
 
Namun demikian, majelis hakim dalam persidangan yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Bogor, Jalan Pengadilan,Kota Bogor, dan diketuai Wedhayati, Pasha tidak dimasukkan ke sel tahanan. Dalam sidang tersebut Wedhayati membacakan putusan bahwa Pasha terbukti besalah melanggar pasal 335 ayat 1 KUHP dan pasal 351 ayat 1 tentang tindak kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan. Atas itu, Pasha dijatuhi hukum pejara selama 10 bulan tanpa harus menjalani kurungan dengan menjalankan masa percobaan 12 bulan.
 
"Saat ini Pasha tidak perlu menjalani hukumannya selama 10 bulan itu. Tapi jika selama 12 bulan Pasha kedapatan melakukan tindak pelanggaran hukum maka ia akan ditahan selama masa tahanan yang telah diputuskan itu,"katanya.
 
Untuk diketahui, selama ini Pasha sudah menjalani persidangan dua kali dengan dua kasus serupa yakni penganiyaan. Pertama saat dirinya terlibat kasus penganiyaan terhadap Idea Pasha, vokalis band Marvell. Dan yang kedua itu kasus penganiyaan terhadap Okie, mantan isterinya.
 
Terkait itu, Djoni Witanto, Humas PN Bogor sekaligus hakim yang menyidangkan Pasha, pertimbangan majelis hakim menjatuhkan masa percobaan selama 12 bulan, atas dasar terdakwa pernah menjalani masa percobaan lima bulan. " Oleh karena itu statusnya kita tingkatkan,"katanya.
 
Dan soal tidak masuknya Pasha ke sel atau bebas bersyarat, Djoni kembali menjelaskan alasannya yakni karena berkaitan dengan anak-anak."Awal mula tindak pidana ini terjadi karena hak asuh anak, pertikaian Okie dan Pasha terkait hak asuh anak. Oleh karena itu kami mempertimbangkan anak yang masih membutuhkan orang tua yang lengkap," ungkapnya.
 
Sementara meski tidak disel, namun Pasha tetap syok, karena putusan diluar dugaannya."Saya akan terima dengan ikhlas dan saya akan coba untuk menjalaninya dengan sebaik-baiknya,"kata Pasha. (endee)

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

NASIONAL
Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

KAB. TANGERANG
Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Rabu, 4 Februari 2026 | 22:39

Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill