Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Bagi anda yang rindu liburan bernuansa pedesaan dengan suhu sangat dingin, mari kita datang ke ICEFEST 2019 pada 19 - 29 Desember di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
Indonesia International Graha (IIG) Event sebagai EO yang menghadirkan ICEFEST 2019 ini menyatakan, pihaknya menggelar event destinasi liburan keluarga ini dengan tajuk ‘A Journey to Winter Village’ .
“Sesuai dengan temanya, ICEFEST 2019 akan menjadi sebuah destinasi liburan keluarga terbesar dengan sebutan Happy Village,” tutur Presiden Direktur PT Indinesia International Expo, Ryan Adrian, Kamis (11/4/2019).
Menurutnya, ICEFEST akan menyuguhkan konsep Tematik Expo dan Festival yang fresh dengan menggabungkan kedua unsur tersebut pada musim liburan diakhir tahun ini.
Melalui ICEFEST, pengujung nantinya akan merasakan secara langaung sebagai pengalaman dengan unsur-unsur edukasi, hiburan, kuliner, dan juga pengalaman berbelanja yang dikemas dalam nuansa musim dingin," jelasnya.
Sementara, Deputy GM IIG Event, Edwina Tirta, mengatakan, ICEFEST juga akan memberikan pengalaman hiburan, belanja, serta kuliner yang tak biasa.
"Kami memiliki The F Thing Mall untuk pecinta Fashion dan beauty, beauty store dari Nature Republic, dan Yoghurt Shop dari Yoghurtland," bebernya.
Bagi yang penasaran bagaimana keseruan dan apa saja yang ada di ICEFEST 2019, pengunjung hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp50.000 untuk dapatkan Happy Village Passport.
Setelah itu sudah dapat menikmati berbagai fasilitas desa yang ada di Happy Village.
"Jadi kita adalah orang luar dari Happy Village, untuk masuk ke dalamnya kita harus beli passport terlebih dahulu," tuntasnya.(DBI/RGI)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews