Connect With Us

Pocari Sweat Cari Bintang Iklan Siswa SLTA, Ini Caranya

Mohamad Romli | Kamis, 12 September 2019 | 13:12

Pocari Sweat mengajak remaja Indonesia khususnya pelajar SMA dan sederajat untuk berani berkeringat meraih mimpi melalui kompetisi bertajuk Bintang SMA. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pocari Sweat mengajak remaja Indonesia khususnya pelajar SMA dan sederajat untuk berani berkeringat meraih mimpi melalui kompetisi bertajuk Bintang SMA, sebuah kegiatan talent show berbasis online terbesar di Indonesia. Pemenang utama dari kompetisi ini akan menjadi bintang iklan Pocari Sweat Indonesia.

”Melalui ajang Bintang SMA, Pocari Sweat ingin memotivasi remaja Indonesia untuk keluar dari zona nyaman mereka. Waktu remaja singkat, sehingga perlu dimanfaatkan sebaik mungkin dengan mewujudkan bakat dan mimpinya,” ujar Ricky Suhendar selaku Marketing Director PT Amerta lndah Otsuka saat ditemui pada acara_ press conference_ Bintang SMA, Kamis (12/9/2019) di kawasan Kemang, Jakarta.

Ricky menjelaskan, Pocari Sweat memahami perlu adanya sebuah wadah untuk mengembangkan bakat remaja Indonesia dalam berbagai bidang. Bintang SMA siap mewujudkan berbagai jenis bakat, minat dan passion. 

Kompetisi Bintang SMA terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama adalah online submission. Peserta akan mengunggah video penampilan bakat melalui akun lnstagram pribadi dengan menandai akun lnstagram official Pocari Sweat @pocariid. Dalam postingan tersebut peserta wajib menuliskan motivasi mereka serta tagar #BintangSMA pada caption. Tahap ini sudah dimulai sejak 7 September 2019 bersamaan dengan diluncurkannya TVC Pocari Sweat Bintang SMA dan akan ditutup pada 30 September 2019. 

Sementara, tahap kedua, peserta terseleksi menjadi SO besar. Pada tahap ini, mereka akan diberikan tantangan untuk membuat video bersama support system seperti keluarga, teman, atau sahabat. Peserta kemudian diseleksi Iagi menjadi 10 besar dan akan mengikuti workshop pada 25-27 Oktober 2019 di Jakarta. Workshop ini untuk mempersiapkan penampilan mereka di Grand Final pada acara Pocari Sweat Festival, 16 November 2019 mendatang. 

Bintang SMA melibatkan nama-nama besar di Indonesia yang berpengalaman di bidangnya sebagai juri, yaitu Tasya Farasya, Rendy Pandugo, Ernest Prakarsa, Zee Zee Shahab, dan Gading Marten. 

Sebagai salah satu juri Bintang SMA, Rendy Pandugo mengaku bangga menjadi saksi bagi Iahirnya seorang bintang dan menyampaikan pendapatnya mengenai pentingnya untuk memulai dan mewujudkan mimpi, 

Dreams make live worth living. Ketika kita lagi berjuang, percayalah mimpi yang kita punya adalah alasan utama yang membuat kita tetap melangkah maju,” ujar Rendy.

Zee Zee Shahab yang juga hadir pada acara Press Conference Bintang SMA mengungkapkan bahwa kompetisi ini adalah kesempatan emas bagi para anak muda Indonesia, khususnya pelajar SMA sederajat. 

”Kompetisi Bintang SMA ini bisa menjadi langkah awal anak-anak muda Indonesia ke depannya, bukan tentang siapa yang jadi juara,  tapi siapa yang berani berkeringat dan membangun tekad untuk meraih mimpinya,” ujar Zee Zee.(MRI/RGI)

NASIONAL
Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:38

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membantah kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai pemberlakuan aturan baru berupa denda Rp250 ribu dan ancaman kurungan satu bulan bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill